PENGARUH SENAM TERHADAP PENURUNAN DISMENORE PADA REMAJA
PUTRI DI SMPN 1 TIRTAJAYA TAHUN 2025
Dublin Core
Title
PENGARUH SENAM TERHADAP PENURUNAN DISMENORE PADA REMAJA
PUTRI DI SMPN 1 TIRTAJAYA TAHUN 2025
PUTRI DI SMPN 1 TIRTAJAYA TAHUN 2025
Subject
dismenore, menstruasi, dismenore, remaja putri, senam
Description
Dismenore merupakan nyeri menstruasi yang sering dialami remaja putri dan dapat
mengganggu aktivitas sehari-hari serta proses belajar. Salah satu penanganan non-
farmakologis yang dapat dilakukan adalah senam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh senam terhadap penurunan dismenore pada remaja putri di SMPN 1 Tirtajaya
tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain Quasy Experimental dengan pendekatan
Pre-Posttest One Group Design. Sampel penelitian berjumlah 33 responden yang dipilih
menggunakan teknik Non-Probability Sampling dengan metode Quota Sampling. Tingkat
nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan
menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
sebagian besar responden mengalami dismenore kategori sedang sebelum intervensi. Setelah
diberikan senam, terjadi penurunan tingkat dismenore secara signifikan. Hasil uji statistik
menunjukkan nilai p value = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya pengaruh senam
terhadap penurunan dismenore. Senam terbukti efektif sebagai intervensi non-farmakologis
dalam menurunkan dismenore karena mampu meningkatkan produksi endorfin,
memperbaiki sirkulasi darah, serta mengurangi ketegangan otot. Oleh karena itu, remaja
putri disarankan untuk melakukan senam secara rutin sebanyak 2 kali selama dismenore
berlangsung sebagai upaya mandiri dalam mengurangi dismenore agar aktivitas sehari-hari
dan proses belajar tetap optimal.
mengganggu aktivitas sehari-hari serta proses belajar. Salah satu penanganan non-
farmakologis yang dapat dilakukan adalah senam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh senam terhadap penurunan dismenore pada remaja putri di SMPN 1 Tirtajaya
tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain Quasy Experimental dengan pendekatan
Pre-Posttest One Group Design. Sampel penelitian berjumlah 33 responden yang dipilih
menggunakan teknik Non-Probability Sampling dengan metode Quota Sampling. Tingkat
nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan
menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
sebagian besar responden mengalami dismenore kategori sedang sebelum intervensi. Setelah
diberikan senam, terjadi penurunan tingkat dismenore secara signifikan. Hasil uji statistik
menunjukkan nilai p value = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya pengaruh senam
terhadap penurunan dismenore. Senam terbukti efektif sebagai intervensi non-farmakologis
dalam menurunkan dismenore karena mampu meningkatkan produksi endorfin,
memperbaiki sirkulasi darah, serta mengurangi ketegangan otot. Oleh karena itu, remaja
putri disarankan untuk melakukan senam secara rutin sebanyak 2 kali selama dismenore
berlangsung sebagai upaya mandiri dalam mengurangi dismenore agar aktivitas sehari-hari
dan proses belajar tetap optimal.
Creator
Ayuningsih1),Rima Novianti2),Sri Sukamti3)
Source
https://mail.google.com/mail/u/0/#inbox?projector=1
Publisher
1Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Horizon Indonesia
Date
FEBRUARI 2026
Contributor
FAJAR BAGUS W
Format
PDF
Language
ENGLISH
Type
TEXT
Files
Collection
Citation
Ayuningsih1),Rima Novianti2),Sri Sukamti3), “PENGARUH SENAM TERHADAP PENURUNAN DISMENORE PADA REMAJA
PUTRI DI SMPN 1 TIRTAJAYA TAHUN 2025,” Repository Horizon University Indonesia, accessed February 3, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/10565.
PUTRI DI SMPN 1 TIRTAJAYA TAHUN 2025,” Repository Horizon University Indonesia, accessed February 3, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/10565.