Hubungan Karakteristik Keluarga terhadap Frekuensi Kekambuhan pada Pasien dengan Skizofrenia
Dublin Core
Title
Hubungan Karakteristik Keluarga terhadap Frekuensi Kekambuhan pada Pasien dengan Skizofrenia
Subject
Karakteristik Keluarga, Kekambuhan, Skizofrenia
Description
Skizofrenia termasuk dalam gangguan jiwa berat yang ditandai dengan terganggunya
kemampuan menilai realita, bersifatkronis, sering kambuh atau berulang yang memerlukan
pengobatan jangka panjang. Kekambuhan pada skizofrenia dapat dipengaruhi oleh karakteristik
keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik keluarga dengan
frekuensi kekambuhan pada pasien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali. Penelitian ini
menggunakan desain penelitian deskriptif korelatif dengan jenis penelitian non eksperimental
menggunakan rancangan crosssectional. Sampel terdiri dari 35 responden keluarga pasien dengan
skizofrenia yang dipilih dengan cara purposive samplingyang memenuhi kriteria inklusi antara lain
pasien ulangan dengan indikasi rawat inap, pasien yang didampingi oleh keluarga/penanggungjawab,
pasien dengan diagnosis skizofrenia. Pengumpulan data menggunakan kuesioner karakteristik
keluarga dan rekam medis pasien skizofrenia yang mengalami kekambuhan. Uji statistik
menggunakan uji Spearman Rank, didapatkan hasil bahwa karakteristik keluarga tingkat pendidikan (p
value = 0.01), pekerjaan (p value = 0.03), dan penghasilan (p value = 0.03) memiliki hubungan yang
signifikan (p value < 0.05) dengan frekuensi kekambuhan pasien dengan skizofrenia. Bagi peneliti
lainyang akan melakukan penelitian sejenis, diharapkan mencari intervensi yang diterapkan untuk keluarga dengan skizofrenia sehingga dapat mengurangi frekuensi kekambuhan pasien skizofrenia.
kemampuan menilai realita, bersifatkronis, sering kambuh atau berulang yang memerlukan
pengobatan jangka panjang. Kekambuhan pada skizofrenia dapat dipengaruhi oleh karakteristik
keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik keluarga dengan
frekuensi kekambuhan pada pasien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali. Penelitian ini
menggunakan desain penelitian deskriptif korelatif dengan jenis penelitian non eksperimental
menggunakan rancangan crosssectional. Sampel terdiri dari 35 responden keluarga pasien dengan
skizofrenia yang dipilih dengan cara purposive samplingyang memenuhi kriteria inklusi antara lain
pasien ulangan dengan indikasi rawat inap, pasien yang didampingi oleh keluarga/penanggungjawab,
pasien dengan diagnosis skizofrenia. Pengumpulan data menggunakan kuesioner karakteristik
keluarga dan rekam medis pasien skizofrenia yang mengalami kekambuhan. Uji statistik
menggunakan uji Spearman Rank, didapatkan hasil bahwa karakteristik keluarga tingkat pendidikan (p
value = 0.01), pekerjaan (p value = 0.03), dan penghasilan (p value = 0.03) memiliki hubungan yang
signifikan (p value < 0.05) dengan frekuensi kekambuhan pasien dengan skizofrenia. Bagi peneliti
lainyang akan melakukan penelitian sejenis, diharapkan mencari intervensi yang diterapkan untuk keluarga dengan skizofrenia sehingga dapat mengurangi frekuensi kekambuhan pasien skizofrenia.
Creator
Ni Made Cintia Prabhawidyaswari, I Putu Edi Darmawan, Ni Putu Eka Yanti, Ni Wayan Sarah Saraswati, Ni Putu Rina Puspitasari, Desak Ayu Wulan Mas Suari, I Made Parayoga Dwipayana
Source
https://drive.google.com/drive/folders/1AeQ5dwLKTgTyjpmTF3OoYno5Dw7IfgyX
Publisher
Universitas Muhammadiyah Surakarta
Date
2022
Contributor
Sri Wahyuni
Rights
p-ISSN: 1979-2697
e-ISSN: 2721-1797
e-ISSN: 2721-1797
Format
PDF
Language
Indonesian
Type
Text
Files
Collection
Citation
Ni Made Cintia Prabhawidyaswari, I Putu Edi Darmawan, Ni Putu Eka Yanti, Ni Wayan Sarah Saraswati, Ni Putu Rina Puspitasari, Desak Ayu Wulan Mas Suari, I Made Parayoga Dwipayana, “Hubungan Karakteristik Keluarga terhadap Frekuensi Kekambuhan pada Pasien dengan Skizofrenia,” Repository Horizon University Indonesia, accessed February 10, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/10604.