Hubungan Konsentrasi PM 2,5 dengan Keluhan Gangguan
Pernapasan pada Pekerja Uji Mekanis UP PKB Pulo Gadung
Dublin Core
Title
Hubungan Konsentrasi PM 2,5 dengan Keluhan Gangguan
Pernapasan pada Pekerja Uji Mekanis UP PKB Pulo Gadung
Pernapasan pada Pekerja Uji Mekanis UP PKB Pulo Gadung
Subject
PM2,5;
gejala gangguan pernapasan;
emisi kendaraan bermotor
gejala gangguan pernapasan;
emisi kendaraan bermotor
Description
Emisi kendaraan termasuk emisi lalu lintas dan transportasi telah menjadi sumber
partikulat terbesar di banyak kota di berbagai negara. Masalah kesehatan akibat
partikulat dari kendaraan bermotor tidak hanya dapat terjadi di sekitar jalan raya,
tetapi juga dapat terjadi di industri yang bersinggungan dengan kendaraan
bermotor. Dengan kondisi tersebut, peneliti ingin melakukan penelitian di UP PKB
Pulo Gadung untuk melihat hubungan antara konsentrasi PM2,5 dengan keluhan
gangguan pernapasan. Sampel penelitian berjumlah 38 orang, yang terdiri dari
penguji mekanis dan civitas FKM UI sebagai sampel pembanding. Hasil rata-rata
pengukuran yang dilakukan di jalur uji mekanis adalah sebesar 100,53 μg/m3.
Sedangkan hasil pengukuran di lingkungan FKM UI sebagai pembanding rata-rata
sebesar 56,72 μg/m3. Sebanyak 33 dari 38 sampel mengalami gejala gangguan
pernapasan, dengan gejala yang paling banyak dialami adalah bersin (76,31%).
Dari hasil uji chi-square antara konsentrasi PM2,5 dan keluhan gangguan
pernapasan didapatkan p-value = 0,05, yang artinya ada hubungan signifikan antara
konsentrasi PM2,5 dengan keluhan gangguan pernapasan.
partikulat terbesar di banyak kota di berbagai negara. Masalah kesehatan akibat
partikulat dari kendaraan bermotor tidak hanya dapat terjadi di sekitar jalan raya,
tetapi juga dapat terjadi di industri yang bersinggungan dengan kendaraan
bermotor. Dengan kondisi tersebut, peneliti ingin melakukan penelitian di UP PKB
Pulo Gadung untuk melihat hubungan antara konsentrasi PM2,5 dengan keluhan
gangguan pernapasan. Sampel penelitian berjumlah 38 orang, yang terdiri dari
penguji mekanis dan civitas FKM UI sebagai sampel pembanding. Hasil rata-rata
pengukuran yang dilakukan di jalur uji mekanis adalah sebesar 100,53 μg/m3.
Sedangkan hasil pengukuran di lingkungan FKM UI sebagai pembanding rata-rata
sebesar 56,72 μg/m3. Sebanyak 33 dari 38 sampel mengalami gejala gangguan
pernapasan, dengan gejala yang paling banyak dialami adalah bersin (76,31%).
Dari hasil uji chi-square antara konsentrasi PM2,5 dan keluhan gangguan
pernapasan didapatkan p-value = 0,05, yang artinya ada hubungan signifikan antara
konsentrasi PM2,5 dengan keluhan gangguan pernapasan.
Creator
Armando Wijaya Tampubolon, Doni Hikmat Ramdhan
Source
https://scholarhub.ui.ac.id/cgi/viewcontent.cgi?article=1055&context=njohs
Publisher
Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas
Indonesia
Indonesia
Date
25 Jan 2025
Contributor
Fajar Bagus W
Format
PDF
Language
Indonesia
Type
Text
Files
Collection
Citation
Armando Wijaya Tampubolon, Doni Hikmat Ramdhan, “Hubungan Konsentrasi PM 2,5 dengan Keluhan Gangguan
Pernapasan pada Pekerja Uji Mekanis UP PKB Pulo Gadung,” Repository Horizon University Indonesia, accessed February 21, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/11258.
Pernapasan pada Pekerja Uji Mekanis UP PKB Pulo Gadung,” Repository Horizon University Indonesia, accessed February 21, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/11258.