PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN SEBELUM DAN SESUDAH AKTIVITAS FISIK BERAT
DIFFERENCES IN HEMOGLOBIN LEVELS BEFORE AND AFTER HEAVY PHYSICAL ACTIVITY
Dublin Core
Title
PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN SEBELUM DAN SESUDAH AKTIVITAS FISIK BERAT
DIFFERENCES IN HEMOGLOBIN LEVELS BEFORE AND AFTER HEAVY PHYSICAL ACTIVITY
DIFFERENCES IN HEMOGLOBIN LEVELS BEFORE AND AFTER HEAVY PHYSICAL ACTIVITY
Subject
Hemoglobin, Sebelum Aktivitas Fisik Berat, Sesudah Aktivitas Fisik Bera
Description
Pendahuluan: Hemoglobin merupakan suatu protein tetramerik eritrosit yang mengikat
molekul bukan protein, yaitu senyawa porfirin besi yang disebut heme. Fungsi terpenting
dari hemoglobin mengangkut oksigen (O2) dari paru-paru ke jaringan perifer dan
mengangkut karbondioksida (CO2) dari jaringan ke paru-paru untuk dihembuskan ke luar.
Faktor yang mempengaruhi kadar hemoglobin salah satunya aktivitas fisik. Aktivitas fisik
berat yaitu yang mengelurkan banyak keringat seperti senam aerobik, bersepeda (19 – 22
km/jam), berenang, tenis dan lari. Penelitian: bertujuan untuk mengetahui perbedaan
kadar hemoglobin sebelum dan sesudah aktivitas fisik berat berupa lari selama 5 menit
dengan frekuensi denyut jantung > 145 kali/menit. Metode: analisa data menggunakan
Paired Sample T-Test secara SPSS. Penelitian ini dilakukan di Institut Ilmu Kesehatan dan
Teknologi Muhammadiyah Palembang pada Bulan Maret 2021 dengan jumlah sebanyak
32 responden. Hasil: rata-rata kadar hemoglobin sebelum melakukan aktivitas fisik adalah
15,1 g/dL sedangkan kadar hemoglobin sesudah melakukan aktivitas fisik berat adalah
15,3 g/dL, berdasarkan Uji Paired Sample T-Test mendapatkan p > 0,05 yaitu tidak
terdapat perbedaan antara keduanya. Diskusi: tidak terdapat perbedaan antara kadar
hemoglobin sebelum dan sesudah aktivitas fisik berat.
molekul bukan protein, yaitu senyawa porfirin besi yang disebut heme. Fungsi terpenting
dari hemoglobin mengangkut oksigen (O2) dari paru-paru ke jaringan perifer dan
mengangkut karbondioksida (CO2) dari jaringan ke paru-paru untuk dihembuskan ke luar.
Faktor yang mempengaruhi kadar hemoglobin salah satunya aktivitas fisik. Aktivitas fisik
berat yaitu yang mengelurkan banyak keringat seperti senam aerobik, bersepeda (19 – 22
km/jam), berenang, tenis dan lari. Penelitian: bertujuan untuk mengetahui perbedaan
kadar hemoglobin sebelum dan sesudah aktivitas fisik berat berupa lari selama 5 menit
dengan frekuensi denyut jantung > 145 kali/menit. Metode: analisa data menggunakan
Paired Sample T-Test secara SPSS. Penelitian ini dilakukan di Institut Ilmu Kesehatan dan
Teknologi Muhammadiyah Palembang pada Bulan Maret 2021 dengan jumlah sebanyak
32 responden. Hasil: rata-rata kadar hemoglobin sebelum melakukan aktivitas fisik adalah
15,1 g/dL sedangkan kadar hemoglobin sesudah melakukan aktivitas fisik berat adalah
15,3 g/dL, berdasarkan Uji Paired Sample T-Test mendapatkan p > 0,05 yaitu tidak
terdapat perbedaan antara keduanya. Diskusi: tidak terdapat perbedaan antara kadar
hemoglobin sebelum dan sesudah aktivitas fisik berat.
Creator
Indah Sari, Yiyi Aprita Putri
Source
https://jmm.ikestmp.ac.id
Publisher
Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Inovasi (LP2MI) IKesT Muhammadiyah Palembang
Date
June 2023
Contributor
Sri Wahyuni
Rights
2301-8631 (Print) dan ISSN: 2654-8658 (Online)
Format
PDF
Language
Indonesian
Type
Text
Files
Collection
Citation
Indah Sari, Yiyi Aprita Putri, “PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN SEBELUM DAN SESUDAH AKTIVITAS FISIK BERAT
DIFFERENCES IN HEMOGLOBIN LEVELS BEFORE AND AFTER HEAVY PHYSICAL ACTIVITY,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 11, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/11398.
DIFFERENCES IN HEMOGLOBIN LEVELS BEFORE AND AFTER HEAVY PHYSICAL ACTIVITY,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 11, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/11398.