DETEKSI FORMALIN PADA TAHU MENGGUNAKAN EKSTRAK ANTOSIANIN DARI KULIT NAGA (Hylocereus polyrhizus)
DETECTION OF FORMALIN IN TOfu USING ANTHOCIANIN EXTRACT FROM DRAGON SKIN (Hylocereus polyrhizus)
Dublin Core
Title
DETEKSI FORMALIN PADA TAHU MENGGUNAKAN EKSTRAK ANTOSIANIN DARI KULIT NAGA (Hylocereus polyrhizus)
DETECTION OF FORMALIN IN TOfu USING ANTHOCIANIN EXTRACT FROM DRAGON SKIN (Hylocereus polyrhizus)
DETECTION OF FORMALIN IN TOfu USING ANTHOCIANIN EXTRACT FROM DRAGON SKIN (Hylocereus polyrhizus)
Subject
Antosianin, Formalin, Kulit buah naga, Tahu
Description
Pendahuluan: Tahu merupakan makanan yang banyak digemari oleh masyarakat karena
memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi dan memiliki harga yang murah, akan tetapi tahu
juga makanan yang sering diberi formalin oleh produsen- produsen nakal dengan tujuan untuk
memperpanjang masa simpan dan menjaga kualitas tahu agar tetap terlihat bagus. Tujuan:
untuk mengetahui efektivitas ekstrak kulit buah naga dalam mendeteksi kandungan formalin
pada tahu. Metode: Penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Teknik sampling yang
digunakan adalah purposive sampling. Sampel yang digunakan adalah tahu putih. Terdapat
3 perlakuan dengan 3 kali ulangan yang terdiri dari P1 (5%), P2 (10%), dan P3 (15%). Hasil:
Hasil penelitian menunjukkan P3 (15% ekstrak antosianin kulit buah naga) paling efektif
dalam mendeteksi formalin yang terdapat pada tahu putih. Terdapat 7 sampel positif
mengandung formalin. Diskusi: Ekstrak antosianin dari kulit buah naga efektif sebagai
detektor formalin pada bahan pangan.
memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi dan memiliki harga yang murah, akan tetapi tahu
juga makanan yang sering diberi formalin oleh produsen- produsen nakal dengan tujuan untuk
memperpanjang masa simpan dan menjaga kualitas tahu agar tetap terlihat bagus. Tujuan:
untuk mengetahui efektivitas ekstrak kulit buah naga dalam mendeteksi kandungan formalin
pada tahu. Metode: Penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Teknik sampling yang
digunakan adalah purposive sampling. Sampel yang digunakan adalah tahu putih. Terdapat
3 perlakuan dengan 3 kali ulangan yang terdiri dari P1 (5%), P2 (10%), dan P3 (15%). Hasil:
Hasil penelitian menunjukkan P3 (15% ekstrak antosianin kulit buah naga) paling efektif
dalam mendeteksi formalin yang terdapat pada tahu putih. Terdapat 7 sampel positif
mengandung formalin. Diskusi: Ekstrak antosianin dari kulit buah naga efektif sebagai
detektor formalin pada bahan pangan.
Creator
Novianty, Raihan Yulianzah
Source
https://jmm.ikestmp.ac.id
Publisher
Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Inovasi (LP2MI) IKesT Muhammadiyah Palembang
Date
June 2023
Contributor
Sri Wahyuni
Rights
2301-8631 (Print) dan ISSN: 2654-8658 (Online)
Format
PDF
Language
Indonesian
Type
Text
Files
Collection
Citation
Novianty, Raihan Yulianzah, “DETEKSI FORMALIN PADA TAHU MENGGUNAKAN EKSTRAK ANTOSIANIN DARI KULIT NAGA (Hylocereus polyrhizus)
DETECTION OF FORMALIN IN TOfu USING ANTHOCIANIN EXTRACT FROM DRAGON SKIN (Hylocereus polyrhizus),” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 26, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/11420.
DETECTION OF FORMALIN IN TOfu USING ANTHOCIANIN EXTRACT FROM DRAGON SKIN (Hylocereus polyrhizus),” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 26, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/11420.