Analisis Kadar Kafein Pada Fermentasi Kopi Arabika Desa Pandansari Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes
Dublin Core
Title
Analisis Kadar Kafein Pada Fermentasi Kopi Arabika Desa Pandansari Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes
Subject
Kopi, Kafein, Fermentasi, Spektrofotometer UV-Vis
Description
Abstrak: Kopi adalah salah satu komoditas hasil perkebunan yang sangat penting dalam perdagangan dunia.
Kadar kafein pada kopi digunakan sebagai perangsang otak serta bermanfaat untuk meningkatkan konsentrasi.
Fermentasi pada paskapanen kopi bertujuan untuk menguraikan senyawa oleh mikroba. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis kadar kafein pada fermentasi kopi arabika desa Pandansari dan pengaruh fermentasi pada
kopi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif reagen Parry dan metode kuantitatifnya menggunakan
Spektrofotometer UV-Vis. Hasil uji kualitatif positif adanya kafein pada sampel dengan kadar kafein dalam kopi
fermentasi pandansari dengan perbedaan waktu fermentasi 1 dan 2 bulan adalah masing-masing 13.4 mg kafein
atau 1.347% dan 4.2 mg 0.42%. Fermentasi berpengaruh pada kadar kafein kopi juga cita rasa yang dihasilkan.
Pengaruh lain yang menyebabkan penurunan kaar kafein terjadi karena perbedaan varietas, proses paskapanen, suhu sangrai dan metode seduhan.
Kadar kafein pada kopi digunakan sebagai perangsang otak serta bermanfaat untuk meningkatkan konsentrasi.
Fermentasi pada paskapanen kopi bertujuan untuk menguraikan senyawa oleh mikroba. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis kadar kafein pada fermentasi kopi arabika desa Pandansari dan pengaruh fermentasi pada
kopi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif reagen Parry dan metode kuantitatifnya menggunakan
Spektrofotometer UV-Vis. Hasil uji kualitatif positif adanya kafein pada sampel dengan kadar kafein dalam kopi
fermentasi pandansari dengan perbedaan waktu fermentasi 1 dan 2 bulan adalah masing-masing 13.4 mg kafein
atau 1.347% dan 4.2 mg 0.42%. Fermentasi berpengaruh pada kadar kafein kopi juga cita rasa yang dihasilkan.
Pengaruh lain yang menyebabkan penurunan kaar kafein terjadi karena perbedaan varietas, proses paskapanen, suhu sangrai dan metode seduhan.
Creator
Dyah Ayu Widowarti, Mei Natiqoh
Source
https://prosiding.arikesi.or.id
Publisher
Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia
Date
Juni 2024
Contributor
Sri Wahyuni
Format
PDF
Language
Indonesian
Type
Text
Files
Citation
Dyah Ayu Widowarti, Mei Natiqoh, “Analisis Kadar Kafein Pada Fermentasi Kopi Arabika Desa Pandansari Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 11, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/12160.