PROSIDING-NASIONAL-KEBIDANAN-2020 POLTEKES KEMENKES CALL FOR PAPER VOL.2 NO 1
PEMBERDAYAAN GURU DALAM RANGKA MENINGKATKAN
PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT SISWA TUNA GRAHITA DI
SLB BC OPTIMAL DAN SLB BC KARYA BHAKTI SURABAYA
Dublin Core
Title
PROSIDING-NASIONAL-KEBIDANAN-2020 POLTEKES KEMENKES CALL FOR PAPER VOL.2 NO 1
PEMBERDAYAAN GURU DALAM RANGKA MENINGKATKAN
PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT SISWA TUNA GRAHITA DI
SLB BC OPTIMAL DAN SLB BC KARYA BHAKTI SURABAYA
PEMBERDAYAAN GURU DALAM RANGKA MENINGKATKAN
PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT SISWA TUNA GRAHITA DI
SLB BC OPTIMAL DAN SLB BC KARYA BHAKTI SURABAYA
Subject
Kata Kunci—Empowerment of teacher; oral hygiene; retardation mental
Description
Abstrak—The existence of mental and intellectual limitations on mental retardation can result in a high risk of oral health problems, one of
which is the low level of oral hygiene. Empowerment of teachers in maintaining oral hygiene is needed to increase the level of oral hygiene for
the mental retardation student. The general objective of this community service is to empower special school teachers in order to improve the
maintenance of oral hygiene for mental retardation students. The activities used in this community service programs are in the form of
counseling and demonstrations related to the maintenance of oral hygiene for mental retardation students. Post test has an increase of 100%,
attitude 84.62% and correct brushing teeth skill 91.7%. This activity can improve the knowledge, attitudes and skills of teachers in maintaining
oral hygiene for mental retardation students.
Kata Kunci—Empowerment of teacher; oral hygiene; retardation mental
Abstrak—Adanya keterbatasan mental dan intelektua pada tunagrahita bisa mengakibatkan resiko tinggi terhadap masalah kesehatan gigi
dan mulut, salah satunya nilai kebersihan gigi dan mulut yang rendah. Pemberdayaan guru dalam pemeliharaan kebersihan dan mulut sangat
dibutuhkan untuk meningkatkan nilai kebersihan gigi dan mulut tuna grahita. Tujuan umum dari pengabdian masyarakat ini adalah melakukan
pemberdayaan pada guru SLB dalam rangka meningkatan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut pada siswa tuna grahita. Kegiatan yang
digunakan dalam program pengabdian masyarakat ini berupa penyuluhan dan demonstrasi terkait pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut pada
siswa tuna grahita. Post tes mengalami peni ngkatan 100%, sikap 84.62% dan ketrampilan menyikat gigi secara tepat 91.7%. Kegiatan ini
mampu meningkatkan pengetahuan, sikap dna ketrampilan guru dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut tuna grahita.
Kata Kunci— Pemberdayaan guru; kebersihan gigi dan mulut; tuna grahita
which is the low level of oral hygiene. Empowerment of teachers in maintaining oral hygiene is needed to increase the level of oral hygiene for
the mental retardation student. The general objective of this community service is to empower special school teachers in order to improve the
maintenance of oral hygiene for mental retardation students. The activities used in this community service programs are in the form of
counseling and demonstrations related to the maintenance of oral hygiene for mental retardation students. Post test has an increase of 100%,
attitude 84.62% and correct brushing teeth skill 91.7%. This activity can improve the knowledge, attitudes and skills of teachers in maintaining
oral hygiene for mental retardation students.
Kata Kunci—Empowerment of teacher; oral hygiene; retardation mental
Abstrak—Adanya keterbatasan mental dan intelektua pada tunagrahita bisa mengakibatkan resiko tinggi terhadap masalah kesehatan gigi
dan mulut, salah satunya nilai kebersihan gigi dan mulut yang rendah. Pemberdayaan guru dalam pemeliharaan kebersihan dan mulut sangat
dibutuhkan untuk meningkatkan nilai kebersihan gigi dan mulut tuna grahita. Tujuan umum dari pengabdian masyarakat ini adalah melakukan
pemberdayaan pada guru SLB dalam rangka meningkatan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut pada siswa tuna grahita. Kegiatan yang
digunakan dalam program pengabdian masyarakat ini berupa penyuluhan dan demonstrasi terkait pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut pada
siswa tuna grahita. Post tes mengalami peni ngkatan 100%, sikap 84.62% dan ketrampilan menyikat gigi secara tepat 91.7%. Kegiatan ini
mampu meningkatkan pengetahuan, sikap dna ketrampilan guru dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut tuna grahita.
Kata Kunci— Pemberdayaan guru; kebersihan gigi dan mulut; tuna grahita
Creator
Siti Fitria Ulfah#
, Silvia Prasetyowati, Isnanto
, Silvia Prasetyowati, Isnanto
Source
semnas.poltekkesdepkes-sby.ac.id
Date
Surabaya, 28 Nopember 2020
Contributor
PERI IRAWAN
Format
PDF
Language
INDONESIA
Type
TEXT
Files
Citation
Siti Fitria Ulfah#
, Silvia Prasetyowati, Isnanto , “PROSIDING-NASIONAL-KEBIDANAN-2020 POLTEKES KEMENKES CALL FOR PAPER VOL.2 NO 1
PEMBERDAYAAN GURU DALAM RANGKA MENINGKATKAN
PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT SISWA TUNA GRAHITA DI
SLB BC OPTIMAL DAN SLB BC KARYA BHAKTI SURABAYA,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 6, 2025, https://repository.horizon.ac.id/items/show/123.
PEMBERDAYAAN GURU DALAM RANGKA MENINGKATKAN
PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT SISWA TUNA GRAHITA DI
SLB BC OPTIMAL DAN SLB BC KARYA BHAKTI SURABAYA,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 6, 2025, https://repository.horizon.ac.id/items/show/123.