ANALISIS PENGHITUNGAN PRODUKTIVITAS PELAYANAN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT

Dublin Core

Title

ANALISIS PENGHITUNGAN PRODUKTIVITAS PELAYANAN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT

Subject

Produktivitas Rawat Inap, Standar Ideal

Description

Penelitian ini bertujuan menganalisis penghitungan produktivitas Rawat Inap di Rumah
Sakit. Data statistik pelayanan rawat inap digunakan sebagai sumber data utama yang digunakan
untuk menilai dan mengevaluasi pelayanan rawat inap di Rumah Sakit. Layanan di instalasi
Rawat Inap membutuhkan tempat tidur untuk keperluan observasi, diagnosis, terapi, rehabilitasi
medik, serta penunjang medik lain sehingga harus dilakukan penghitungan secara akurat yang
hasilnya dapat digunakan sebagai dasar penentuan kebijakan Rumah Sakit. Pasca pandemi Covid
19 mengalami Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Yakksi Gemolong penurunan jumlah kunjungan
yang mengakibatkan beberapa nilai indikator rawat inap dibawah standar ideal yang telah
ditetapkan berdasarkan rumus Barber Johnson. Dengan metode penelitian secara Deskriptif
diperoleh Nilai BOR atau persentase penggunaan tempat tidur di Rumah Sakit Umum Islam
(RSUI) Yakksi Gemolong pada Tahun 2022 di Tribulan I,II, III dan IV berada di kisaran 40,58 –
48,8 % angka ini dibawah standar ideal yaitu 75 – 85%. Penghitungan LOS atau rata – rata lama
dirawat di Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Yakksi Gemolong di tahun 2022 pada Tribulan I,II
dan IV adalah 4 hari, sedangkan di Tribulan III 3 hari, sehingga pada penghitungan LOS ideal
menurut rumus Barber Johnson yaitu 3-12 hari. Pada penghitungan TOI atau rata-rata hari
tempat tidur tidak terpakai dari saat terisi ke saat terisi berikutnya di Rumah Sakit Umum Islam
(RSUI) Yakksi Gemolong pada Tribulan I – IV di tahun 2022 rata – rata 4-5 hari hal ini tidak
sesuai dengan standar Ideal penghitungan TOI berdasarkan rumus Barber Johnson yaitu 1-3 hari.
Penghitungan BTO atau frekuensi pemakaian tempat tidur, berapa kali tempat tidur rumah sakit
di pakai diperoleh hasil 10 – 12 kali sehingga di bawah nilai standar ideal yaitu minimal 30 kali.
Penyebab terjadinya angka BOR, TOI dan BTO tidak sesuai dengan angka ideal adalah
menurunnya angka kunjungan di Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Yakksi Gemolong, perlu
dilakukan pengelolaan tempat tidur rawat inap yang lebih baik, peningkatan kualitas pelayanan
dan perlunya menawarkan ke khasan pelayanan sehingga dapat diminati pasien serta perlunya
peningkatan strategi marketing yang diharapkan mampu lebih menarik masyarakat untuk berobat
di rumah sakit tersebut.

Creator

Hesty Latifa Noor, Devi Pramita Sari, Septia Ismayanti

Source

www.sikesnas,fikes .udb.ac.id

Publisher

Universitas Duta Bangsa Surakarta

Date

25 Juni 2023

Contributor

Sri Wahyuni

Rights

e-ISSN : 2964-674X

Format

PDF

Language

Indonesian

Type

Text

Files

Tags

,Repository, Repository Horizon University Indonesia, Repository Universitas Horizon Indonesia, Horizon.ac.id, Horizon University Indonesia, Universitas Horizon Indonesia, HorizonU, Repo Horizon ,

Citation

Hesty Latifa Noor, Devi Pramita Sari, Septia Ismayanti, “ANALISIS PENGHITUNGAN PRODUKTIVITAS PELAYANAN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 25, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/12573.