PENGARUH KELENGKAPAN INFORMASI PENUNJANG MEDIS TERHADAP KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS PENYAKIT TYPHOID FEVER PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT PANTI WALUYO TAHUN 2021-2022
Dublin Core
Title
PENGARUH KELENGKAPAN INFORMASI PENUNJANG MEDIS TERHADAP KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS PENYAKIT TYPHOID FEVER PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT PANTI WALUYO TAHUN 2021-2022
Subject
Keakuratan kode, Informasi Penunjang Medis, Typhoid Fever.
Description
Rumah Sakit Panti Waluyo Surakarta merupakan rumah sakit swasta tipe C yang berada di kota
Surakarta. Typhoid fever merupakan penyakit yang berada di salah satu 10 besar penyakit pasien
rawat inap. Berdasarkan hasil penelitian terdahulu diketahui persentase ketidakakuratan kode
diagnosis sekitar 28% hingga 84% dokumen, sedangkan persentase ketidaklengkapan informasi
medis sekitar 32 % hingga 90%. Tujuan penelitian untuk membuktikan pengaruh kelengkapan
informasi penunjang medis terhadap keakuratan kode diagnosis typhoid fever pada dokumen rekam
medis pasien rawat inap di Rumah Sakit Panti Waluyo Surakarta. Penelitian ini merupakan
penelitian analitik dan menggunakan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian ini adalah
dokumen rekam medis pasien rawat inap dengan diagnosis typhoid fever sebanyak 107 dengan
teknik pengambilan sampel yaitu dengan sampling jenuh. Instrumen penelitian ini berupa pedoman
wawancara, pedoman observasi, check list, ICD-10 dan SPSS. Persentase akurasi kode diagnosis
typhoid fever pada dokumen rekam medis pasien rawat inap di Rumah Sakit Panti Waluyo dengan
sampel sebanyak 107 dokumen rekam medis, keakuratan kode sebanyak 86 (80,3%) dokumen
sedangkan kode yang tidak akurat sebanyak 21 (19,7%) dokumen. Kelengkapan informasi medis
dari 107 dokumen rekam medis yang diteliti terdapat 51 (47,7%) dokumen dengan kategori lengkap
dan 56 (52,3%) dokumen dengan kategori tidak lengkap. Berdasarkan hasil uji statistik
menggunakan SPSS didapatkan nilai signifikasi adalah 0,004 sehingga p< 0,01. Artinya,
kelengkapan informasi penunjang medis mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keakuratan
kode diagnosis typhoid fever di Rumah Sakit Panti Waluyo Surakarta. Adapun hasil dari nilai
konstanta sebesar 0.909 menunjukkan bahwa jika tidak ada kelengkapan informasi penunjang medis
maka nilai konsisten keakuratan kode diagnosis typhoid fever yaitu sebesar 0.909, jika setiap
penambahan 1% tingkat kelengkapan informasi penunjang medis maka keakuratan kode diagnosis
typhoid fever akan menurun sebesar -0.217.
Surakarta. Typhoid fever merupakan penyakit yang berada di salah satu 10 besar penyakit pasien
rawat inap. Berdasarkan hasil penelitian terdahulu diketahui persentase ketidakakuratan kode
diagnosis sekitar 28% hingga 84% dokumen, sedangkan persentase ketidaklengkapan informasi
medis sekitar 32 % hingga 90%. Tujuan penelitian untuk membuktikan pengaruh kelengkapan
informasi penunjang medis terhadap keakuratan kode diagnosis typhoid fever pada dokumen rekam
medis pasien rawat inap di Rumah Sakit Panti Waluyo Surakarta. Penelitian ini merupakan
penelitian analitik dan menggunakan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian ini adalah
dokumen rekam medis pasien rawat inap dengan diagnosis typhoid fever sebanyak 107 dengan
teknik pengambilan sampel yaitu dengan sampling jenuh. Instrumen penelitian ini berupa pedoman
wawancara, pedoman observasi, check list, ICD-10 dan SPSS. Persentase akurasi kode diagnosis
typhoid fever pada dokumen rekam medis pasien rawat inap di Rumah Sakit Panti Waluyo dengan
sampel sebanyak 107 dokumen rekam medis, keakuratan kode sebanyak 86 (80,3%) dokumen
sedangkan kode yang tidak akurat sebanyak 21 (19,7%) dokumen. Kelengkapan informasi medis
dari 107 dokumen rekam medis yang diteliti terdapat 51 (47,7%) dokumen dengan kategori lengkap
dan 56 (52,3%) dokumen dengan kategori tidak lengkap. Berdasarkan hasil uji statistik
menggunakan SPSS didapatkan nilai signifikasi adalah 0,004 sehingga p< 0,01. Artinya,
kelengkapan informasi penunjang medis mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keakuratan
kode diagnosis typhoid fever di Rumah Sakit Panti Waluyo Surakarta. Adapun hasil dari nilai
konstanta sebesar 0.909 menunjukkan bahwa jika tidak ada kelengkapan informasi penunjang medis
maka nilai konsisten keakuratan kode diagnosis typhoid fever yaitu sebesar 0.909, jika setiap
penambahan 1% tingkat kelengkapan informasi penunjang medis maka keakuratan kode diagnosis
typhoid fever akan menurun sebesar -0.217.
Creator
Linda Widyaningrum, Hendratna M. Tedjaseputra, Aprillia Utami Dewi
Source
www.sikesnas,fikes .udb.ac.id
Publisher
Universitas Duta Bangsa Surakarta
Date
25 Juni 2023
Contributor
Sri Wahyuni
Rights
e-ISSN : 2964-674X
Format
PDF
Language
Indonesian
Type
Text
Files
Citation
Linda Widyaningrum, Hendratna M. Tedjaseputra, Aprillia Utami Dewi, “PENGARUH KELENGKAPAN INFORMASI PENUNJANG MEDIS TERHADAP KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS PENYAKIT TYPHOID FEVER PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT PANTI WALUYO TAHUN 2021-2022,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 11, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/12658.