HUBUNGAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN PENYAKIT KULIT SCABIES SANTRI DI PONDOK PESANTREN DARUL ULUM
KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT
PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Dublin Core
Title
HUBUNGAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN PENYAKIT KULIT SCABIES SANTRI DI PONDOK PESANTREN DARUL ULUM
KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT
PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT
PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Subject
Perilaku personal hygiene, Kejadian penyakit kulit scabies.
Description
Scabies merupakan penyakit kulit yang sering dijumpai di Indonesia. Scabies disebabkan oleh tungau yaitu
sarcoptes scabiei varietas hominis. Tungau yang masuk ke dalam lapisan kulit akan membentuk lesi yang
mengakibatkan terjadinya infeksi scabies. Lesi yang disebabkan oleh scabies dapat mengakibatkan infeksi
sekunder yang bisa memicu komplikasi sistematik yang berat seperti penyakit ginjal dan penyakit jantung
rheumatik. Faktor penyebab dari scabies salah satunya yaitu perilaku personal hygiene yang buruk. Menganalisis
hubungan perilaku personal hygiene dengan kejadian penyakit kulit scabies santri di Pondok Pesantren Darul
Ulum. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelatif dengan
pendekatan cross sectional. Jumlah sample dalam penelitian ini sebanyak 181 responden, dengan teknik
pengambilan proportional stratified random sampling. Variabel dalam penelitian ini yaitu perilaku personal
hygiene dan kejadian penyakit kulit scabies. Pengukuran dilakukan dengan kuesioner. Analisis bivariat
menggunakan uji Spearman Rho. Perilaku personal hygiene yang baik sebanyak 47,0%, personal hygiene yang
kurang sebanyak 53,0% dan yang mengalami kejadian penyakit kulit scabies sebanyak 55,2%. Hasil uji spearman
rho didapatkan p value 0,000 artinya ada hubungan. Terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku personal
hygiene dengan kejadian penyakit kulit scabies.
Kata Kunci : Perilaku personal hygiene, Kejadian penyakit kulit scabies.
sarcoptes scabiei varietas hominis. Tungau yang masuk ke dalam lapisan kulit akan membentuk lesi yang
mengakibatkan terjadinya infeksi scabies. Lesi yang disebabkan oleh scabies dapat mengakibatkan infeksi
sekunder yang bisa memicu komplikasi sistematik yang berat seperti penyakit ginjal dan penyakit jantung
rheumatik. Faktor penyebab dari scabies salah satunya yaitu perilaku personal hygiene yang buruk. Menganalisis
hubungan perilaku personal hygiene dengan kejadian penyakit kulit scabies santri di Pondok Pesantren Darul
Ulum. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelatif dengan
pendekatan cross sectional. Jumlah sample dalam penelitian ini sebanyak 181 responden, dengan teknik
pengambilan proportional stratified random sampling. Variabel dalam penelitian ini yaitu perilaku personal
hygiene dan kejadian penyakit kulit scabies. Pengukuran dilakukan dengan kuesioner. Analisis bivariat
menggunakan uji Spearman Rho. Perilaku personal hygiene yang baik sebanyak 47,0%, personal hygiene yang
kurang sebanyak 53,0% dan yang mengalami kejadian penyakit kulit scabies sebanyak 55,2%. Hasil uji spearman
rho didapatkan p value 0,000 artinya ada hubungan. Terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku personal
hygiene dengan kejadian penyakit kulit scabies.
Kata Kunci : Perilaku personal hygiene, Kejadian penyakit kulit scabies.
Creator
Noor Ayu Wandira, Ni Wayan Rahayu Ningtyas, Sri Rahayu
Date
2022
Contributor
Peri Irawan
Format
pdf
Language
english
Type
text
Files
Collection
Citation
Noor Ayu Wandira, Ni Wayan Rahayu Ningtyas, Sri Rahayu, “HUBUNGAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN PENYAKIT KULIT SCABIES SANTRI DI PONDOK PESANTREN DARUL ULUM
KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT
PROVINSI KALIMANTAN TENGAH,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 11, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/13001.
KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT
PROVINSI KALIMANTAN TENGAH,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 11, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/13001.