UPAYA MENINGKATKAN BERSIHAN JALAN NAPAS DENGAN
FISIOTERAPI DADA PADA PASIEN ANAK PNEUMONIA
Dublin Core
Title
UPAYA MENINGKATKAN BERSIHAN JALAN NAPAS DENGAN
FISIOTERAPI DADA PADA PASIEN ANAK PNEUMONIA
FISIOTERAPI DADA PADA PASIEN ANAK PNEUMONIA
Subject
Fisioterapi Dada, Bersihan Jalan Napas, Pneumonia
Description
Pneumonia adalah penyakit yang menyerang alveoli atau kantung berisi udara yang terdapat pada paru-paru.
Penyakit ini membuat kantung-kantung udara di paru-paru berisi nanah, sehingga menyebabkan gangguan
pernafasan. Di kabupaten Sleman sendiri kasus pneumonia terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada
tahun 2018 ditemukan sebanyak 1.173 kasus, jumlah ini menempati urutan tertinggi kedua setelah kabupaten
kulonprogo yaitu sebanyak 1.708 kasus pneumonia. Menggambarkan penerapan fisioterapi dada terhadap
bersihan jalan napas pada pasien anak dengan pneumonia. metode pengumpulan data yang digunakan dalam karya
tulis ilmiah ini meliputi wawancara, observasi. Penerapan fisioterapi dada untuk meningkatkan bersihan jalan
napas pada pasien pneumonia dilaksanakan pada tanggal 8 April 2022. Pengkajian dilakukan di bangsal melati
yang merupakan bangsal anak. Dari hasil pengkajian pada An. A didapatkan tanda dan gejala bersihan jalan napas
tidak efektif. Sebelum dilakukan tindakan fisioterapi dada didapatkan tanda dan gejala terdapat suara napas
tambahan ronkhi, frekuensi napas 36x/menit, SPO2 97%, terdapat retraksi otot bantu pernapasan, suhu 37,2
setelah dilakukan tindakan fisioterapi dada selama 3 hari tanda dan gejala didapatkan hasil tidak terdapat suara
napas tambahan, frekuensi napas 24x/menit, SPO2 100%, tidak terdapat retraksi otot bantu pernapasan, suhu 37,2.
Penulis mendapatkan pengalaman dalam melakukan tindakan fisioterapi dada pada pasien anak penumonia.
Penyakit ini membuat kantung-kantung udara di paru-paru berisi nanah, sehingga menyebabkan gangguan
pernafasan. Di kabupaten Sleman sendiri kasus pneumonia terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada
tahun 2018 ditemukan sebanyak 1.173 kasus, jumlah ini menempati urutan tertinggi kedua setelah kabupaten
kulonprogo yaitu sebanyak 1.708 kasus pneumonia. Menggambarkan penerapan fisioterapi dada terhadap
bersihan jalan napas pada pasien anak dengan pneumonia. metode pengumpulan data yang digunakan dalam karya
tulis ilmiah ini meliputi wawancara, observasi. Penerapan fisioterapi dada untuk meningkatkan bersihan jalan
napas pada pasien pneumonia dilaksanakan pada tanggal 8 April 2022. Pengkajian dilakukan di bangsal melati
yang merupakan bangsal anak. Dari hasil pengkajian pada An. A didapatkan tanda dan gejala bersihan jalan napas
tidak efektif. Sebelum dilakukan tindakan fisioterapi dada didapatkan tanda dan gejala terdapat suara napas
tambahan ronkhi, frekuensi napas 36x/menit, SPO2 97%, terdapat retraksi otot bantu pernapasan, suhu 37,2
setelah dilakukan tindakan fisioterapi dada selama 3 hari tanda dan gejala didapatkan hasil tidak terdapat suara
napas tambahan, frekuensi napas 24x/menit, SPO2 100%, tidak terdapat retraksi otot bantu pernapasan, suhu 37,2.
Penulis mendapatkan pengalaman dalam melakukan tindakan fisioterapi dada pada pasien anak penumonia.
Creator
Aninda Tiara Dewi, Pritta Yunitasari, Ayatul Qudsiyah
Date
2022
Contributor
Peri Irawan
Format
pdf
Language
english
Type
text
Files
Collection
Citation
Aninda Tiara Dewi, Pritta Yunitasari, Ayatul Qudsiyah, “UPAYA MENINGKATKAN BERSIHAN JALAN NAPAS DENGAN
FISIOTERAPI DADA PADA PASIEN ANAK PNEUMONIA,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 11, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/13030.
FISIOTERAPI DADA PADA PASIEN ANAK PNEUMONIA,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 11, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/13030.