UPAYA MENURUNKAN NYERI DENGAN TEKNIK DISTRAKSI PEMUTARAN VIDEO PADA ANAK POST OPERASI LIMFANGIOMA REGIO COLLI DEXTRA
Dublin Core
Title
UPAYA MENURUNKAN NYERI DENGAN TEKNIK DISTRAKSI PEMUTARAN VIDEO PADA ANAK POST OPERASI LIMFANGIOMA REGIO COLLI DEXTRA
Subject
Nyeri, teknik distraksi, pemutaran vidio, limfangioma regio colli.
Description
Latar Belakang : Limfangioma merupakan tumor jinak dari pembuluh limfe yang biasanya muncul
setelah lahir. terjadi akibat gangguan perkembangan dari saluran limfatik dan lokasi paling sering yaitu
di daerah kepala, leher dan axila, tetapi bisa juga terdapat pada lokasi pembuluh limfatik lainnya (Richter
& Friedman, 2018). Menurut data yang diperoleh dare dari register ruang cendana 4 terdapat 20 kasus
anak dengan limfangioma region colli periode januari-april 2022. Yang dirasakan setelah pembedahan
yaitu nyeri. Menurut (Daeng et al., 2018) untuk menangani nyeri dapat diberikan terapi Distraksi
Pemutaran Video Kartun, pada film kartun terdapat unsur gambar, warna, dan cerita sehingga anak-anak
menyukai menonton film kartun. Ketika anak lebih fokus pada kegiatan menonton film kartun. Metode:
deskriptif yang memberikan gambaran atau mendeskripsikan menggunakan teknik pengkajian,
pengumpulan data, dan melaporkan hasil dari implementasi yang dilakukan. Hasil Penelitian: Setelah
dilakukan terapi distraksi pemutaran video kartun selama 3 hari dengan frekuensi 6 kali tindakan yang
dilakukan dalam waktu 20 menit per pertemuan didapatkan hasil nyeri menurun dari angka 5 (nyeri
sekali) menjadi angka 2 (agak nyeri). Kesimpulan: pemberian terapi distraksi pemutaran video kartun
dapat menurunkan nyeri pada anak post operasi limfangioma. Saran: Untuk masyarakat yang
mempunyai anak usia balita dapat meningkatkan pengetahuan dalam menurunkan intensitas nyeri post
operasi dengan teknik distraksi pemutaran video kartun.
Kata Kunci: Nyeri, teknik distraksi, pemutaran vidio, limfangioma regio colli.
setelah lahir. terjadi akibat gangguan perkembangan dari saluran limfatik dan lokasi paling sering yaitu
di daerah kepala, leher dan axila, tetapi bisa juga terdapat pada lokasi pembuluh limfatik lainnya (Richter
& Friedman, 2018). Menurut data yang diperoleh dare dari register ruang cendana 4 terdapat 20 kasus
anak dengan limfangioma region colli periode januari-april 2022. Yang dirasakan setelah pembedahan
yaitu nyeri. Menurut (Daeng et al., 2018) untuk menangani nyeri dapat diberikan terapi Distraksi
Pemutaran Video Kartun, pada film kartun terdapat unsur gambar, warna, dan cerita sehingga anak-anak
menyukai menonton film kartun. Ketika anak lebih fokus pada kegiatan menonton film kartun. Metode:
deskriptif yang memberikan gambaran atau mendeskripsikan menggunakan teknik pengkajian,
pengumpulan data, dan melaporkan hasil dari implementasi yang dilakukan. Hasil Penelitian: Setelah
dilakukan terapi distraksi pemutaran video kartun selama 3 hari dengan frekuensi 6 kali tindakan yang
dilakukan dalam waktu 20 menit per pertemuan didapatkan hasil nyeri menurun dari angka 5 (nyeri
sekali) menjadi angka 2 (agak nyeri). Kesimpulan: pemberian terapi distraksi pemutaran video kartun
dapat menurunkan nyeri pada anak post operasi limfangioma. Saran: Untuk masyarakat yang
mempunyai anak usia balita dapat meningkatkan pengetahuan dalam menurunkan intensitas nyeri post
operasi dengan teknik distraksi pemutaran video kartun.
Kata Kunci: Nyeri, teknik distraksi, pemutaran vidio, limfangioma regio colli.
Creator
1Putri Febrianti, 2Ristiawan,1*Budi Punjastuti
Date
2022
Contributor
Peri Irawan
Format
pdf
Language
english
Type
text
Files
Collection
Citation
1Putri Febrianti, 2Ristiawan,1*Budi Punjastuti, “UPAYA MENURUNKAN NYERI DENGAN TEKNIK DISTRAKSI PEMUTARAN VIDEO PADA ANAK POST OPERASI LIMFANGIOMA REGIO COLLI DEXTRA,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 13, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/13048.