PENATALAKSANAAN TENS, KINESIOTAPING DAN TERAPI LATIHAN
PADA POST REKONSTRUKSI ACL
Dublin Core
Title
PENATALAKSANAAN TENS, KINESIOTAPING DAN TERAPI LATIHAN
PADA POST REKONSTRUKSI ACL
PADA POST REKONSTRUKSI ACL
Subject
TENS, kinesiotaping, terapi latihan, post rekonstruksi ACL
Description
Latar Belakang: post rekonstruksi anterior cruciate ligament (ACL) merupakan kondisi
ketika seseorang telah melakukan operasi pembedahan atau rekonstruksi pada ligamen ACL
Metode: pengumpulan data dengan wawancara dan observasi sebelum dan sesudah
pemberian TENS, kinesiotaping dan terapi latihan sebanyak 4 kali selama 2 minggu. Hasil:
setelah dilakukan terapi pada kondisi post rekonstruksi ACL didapatkan hasil penurunan nyeri
diam sisi sinistra T1: 2/10 menjadi T4: 0/10, nyeri tekan sisi sinistra T1: 3/10 menjadi T4:
2/10, nyeri gerak sisi sinistra T1: 5/10 menjadi 2/10, peningkatan lingkup gerak sendi aktif
sisi sinistra T1: S=0-0-40 menjadi T4: S=0-0-65, peningkatan lingkup gerak sendi pasif sisi
sinistra T1: S=0-0-60 menjadi T4: S=0-0-85, peningkatan keseimbangan sisi sinistra T1: 16
detik menjadi T4: 31 detik, peningkatan aktivitas fungsional pada sisi sinistra T1: 24,1%
menjadi T4: 27,6%. Kesimpulan: TENS, kinesiotaping dan terapi latihan dapat mengurangi
nyeri, meningkatan LGS, meningkatkan keseimbangan, serta dapat meningkatkan aktivitas
fungsional pada kasus post rekonstruksi ACL. Saran: sebagai bahan rujukan pemberian
intervensi pada pasien dengan kasus post rekonstruksi ACL.
Kata kunci: TENS, kinesiotaping, terapi latihan, post rekonstruksi ACL
ketika seseorang telah melakukan operasi pembedahan atau rekonstruksi pada ligamen ACL
Metode: pengumpulan data dengan wawancara dan observasi sebelum dan sesudah
pemberian TENS, kinesiotaping dan terapi latihan sebanyak 4 kali selama 2 minggu. Hasil:
setelah dilakukan terapi pada kondisi post rekonstruksi ACL didapatkan hasil penurunan nyeri
diam sisi sinistra T1: 2/10 menjadi T4: 0/10, nyeri tekan sisi sinistra T1: 3/10 menjadi T4:
2/10, nyeri gerak sisi sinistra T1: 5/10 menjadi 2/10, peningkatan lingkup gerak sendi aktif
sisi sinistra T1: S=0-0-40 menjadi T4: S=0-0-65, peningkatan lingkup gerak sendi pasif sisi
sinistra T1: S=0-0-60 menjadi T4: S=0-0-85, peningkatan keseimbangan sisi sinistra T1: 16
detik menjadi T4: 31 detik, peningkatan aktivitas fungsional pada sisi sinistra T1: 24,1%
menjadi T4: 27,6%. Kesimpulan: TENS, kinesiotaping dan terapi latihan dapat mengurangi
nyeri, meningkatan LGS, meningkatkan keseimbangan, serta dapat meningkatkan aktivitas
fungsional pada kasus post rekonstruksi ACL. Saran: sebagai bahan rujukan pemberian
intervensi pada pasien dengan kasus post rekonstruksi ACL.
Kata kunci: TENS, kinesiotaping, terapi latihan, post rekonstruksi ACL
Creator
Ardita Nur Mutiarasari *, Sukadarwanto, Afif Ghufroni
Date
2023
Contributor
Peri Irawan
Format
pdf
Language
english
Type
text
Files
Collection
Citation
Ardita Nur Mutiarasari *, Sukadarwanto, Afif Ghufroni, “PENATALAKSANAAN TENS, KINESIOTAPING DAN TERAPI LATIHAN
PADA POST REKONSTRUKSI ACL,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 11, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/13081.
PADA POST REKONSTRUKSI ACL,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 11, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/13081.