CASE REPORT: PENGARUH ALIH BARING TERHADAP TANDA-TANDA
VITAL PADA BP.W DENGAN CA COLON DI RUANG INTENSIVE CARE
UNIT (ICU) RUMAH SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA
Dublin Core
Title
CASE REPORT: PENGARUH ALIH BARING TERHADAP TANDA-TANDA
VITAL PADA BP.W DENGAN CA COLON DI RUANG INTENSIVE CARE
UNIT (ICU) RUMAH SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA
VITAL PADA BP.W DENGAN CA COLON DI RUANG INTENSIVE CARE
UNIT (ICU) RUMAH SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA
Subject
Alih baring-tanda vital-pasien kritis
Description
Pasien dengan penyakit yang mengancam nyawa memerlukan pemberian terapi serta observasi
menggunakan perlengkapan khusus yang dilakukan oleh staf terlatih di ICU. Pasien kelolaan dengan Ca
Colon dan sudah lama dirawat dirumah sakit karena kondisi klinis pasien yang buruk, terutama pada
tanda vitalnya diluar batas normal. Pasien kelolaan memiliki banyak komplikasi pada kesehatannya yang
mengharuskan untuk melakukan pengobatan yang lebih lanjut. Hasil pengamatan pada kondisi klinis
pasien saat ini dalam kesadaran composmentis, terpasang trakeostomi on ventilator. Pasien memiliki
luka dekubitus pada punggung atas, lengan tangan kiri dan sacrum, sehingga pasien memerlukan
pengobatan terapi intensif. Faktor risiko pada tanda vital pasien kelolaan diluar batas normal dan hal
tersebut dapat diatasi dengan melakukan salah satunya dengan posisi alih baring, yang dilakukan selama
2 hari sebelum, saat dan sesudah dilakukan alih baring. Hasil observasi posisi alih baring terhadap tanda
vital pasien didapatkan posisi miring kiri memiliki pengaruh yang cukup signifikan. Penilaian hasil
intervensi alih baring terhadap tanda vital dapat membantu kestabilan tanda vital pasien kelolaan yang
sedang tirah baring. Posisi alih baring yang diberikan membantu mengurangi luka dekubitus dan
memperbaiki status hemodinamik dengan syarat selalu memperhatikan kondisi klinis pasien seperti
peningkatan TIK, fraktur, menjalani operasi abdomen, mengalami agitasi dan pada wanita yang sedang
hamil.
Kata kunci: Alih baring-tanda vital-pasien kritis
menggunakan perlengkapan khusus yang dilakukan oleh staf terlatih di ICU. Pasien kelolaan dengan Ca
Colon dan sudah lama dirawat dirumah sakit karena kondisi klinis pasien yang buruk, terutama pada
tanda vitalnya diluar batas normal. Pasien kelolaan memiliki banyak komplikasi pada kesehatannya yang
mengharuskan untuk melakukan pengobatan yang lebih lanjut. Hasil pengamatan pada kondisi klinis
pasien saat ini dalam kesadaran composmentis, terpasang trakeostomi on ventilator. Pasien memiliki
luka dekubitus pada punggung atas, lengan tangan kiri dan sacrum, sehingga pasien memerlukan
pengobatan terapi intensif. Faktor risiko pada tanda vital pasien kelolaan diluar batas normal dan hal
tersebut dapat diatasi dengan melakukan salah satunya dengan posisi alih baring, yang dilakukan selama
2 hari sebelum, saat dan sesudah dilakukan alih baring. Hasil observasi posisi alih baring terhadap tanda
vital pasien didapatkan posisi miring kiri memiliki pengaruh yang cukup signifikan. Penilaian hasil
intervensi alih baring terhadap tanda vital dapat membantu kestabilan tanda vital pasien kelolaan yang
sedang tirah baring. Posisi alih baring yang diberikan membantu mengurangi luka dekubitus dan
memperbaiki status hemodinamik dengan syarat selalu memperhatikan kondisi klinis pasien seperti
peningkatan TIK, fraktur, menjalani operasi abdomen, mengalami agitasi dan pada wanita yang sedang
hamil.
Kata kunci: Alih baring-tanda vital-pasien kritis
Creator
Iis Ariska, Diah Pujiastuti*
Date
2024
Contributor
Peri Irawan
Format
pdf
Language
english
Type
text
Files
Collection
Citation
Iis Ariska, Diah Pujiastuti*, “CASE REPORT: PENGARUH ALIH BARING TERHADAP TANDA-TANDA
VITAL PADA BP.W DENGAN CA COLON DI RUANG INTENSIVE CARE
UNIT (ICU) RUMAH SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 11, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/13120.
VITAL PADA BP.W DENGAN CA COLON DI RUANG INTENSIVE CARE
UNIT (ICU) RUMAH SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 11, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/13120.