Jurnal Keperawatan BSI, Vol. 8 No. 2 September 2020
Hubungan Activity Of Daily Living (ADL) DenganTingkat Depresi Pada Lansia
Dublin Core
Title
Jurnal Keperawatan BSI, Vol. 8 No. 2 September 2020
Hubungan Activity Of Daily Living (ADL) DenganTingkat Depresi Pada Lansia
Hubungan Activity Of Daily Living (ADL) DenganTingkat Depresi Pada Lansia
Subject
activity of daily living, depresi, lansia
Description
Laju perkembangan penduduk dunia termasuk Indonesia saat ini sedang menuju proses
penuaan yang ditandai dengan meningkatnya jumlah serta proporsi penduduk lansia. Proses
penuaan yang dialami lansia tidak hanya berpengaruh terhadap segi kehidupan tetapi juga akan
diikuti dengan kemunduran fisik dan juga mental. Kemunduran tersebut dapat berdampak pada
terjadinya depresi pada lanjut usia. Depresi merupakan masalah mental yang paling banyak
ditemui pada lansia dengan prevalensi depresi pada lansia didunia sekitar 8 - 15%. Penelitian
ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan activity of daily living (ADL) dengan tingkat
depresi pada lansia di Balai Perlindungan Sosial Tresna Werdha Ciparay Kabupaten Bandung.
Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif non-eksperimental dan termasuk dalam
penelitian korelasional dengan rancangan Cross Sectional. Teknik sampel yang digunakan
adalah teknik Non Probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Sampel
dalam penelitian ini adalah semua lansia yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang
berjumlah 60 lansia. Pengumpulan data dengan kuesioner barthel index untuk mengukur
kemampuan ADL lansia yang masih dapat dilakukan dan geriatric depression scale (GDS)
untuk mengukur tingkat depresi pada lansia. Analisis data secara univariat dan bivariat
menggunakan uji Rank Spearman. Analisis bivariat menggambarkan bahwa tingkat activity of
daily living lansia mandiri (56,7%), tingkat depresi lansia yang tidak mengalami depresi
(43,3%). Uji statistik menunjukkan ada hubungan activity of daily living dengan tingkat depresi
pada lansia di Balai Perlindungan Sosial Tresna Werdha Ciparay Kabupaten Bandung dengan
nilai p-value (0,000) <0,05 Ha diterima searah dengan tingkat korelasi cukup sedang (0,442).
Ada hubungan activity of daily living dengan tingkat depresi di Balai Perlindungan Sosial
Tresna Werdha Ciparay Kabupaten Bandung, diharapkan pihak panti dapat mempertahankan
activity of daily living (ADL) agar tingkat depresi pada lansia tidak meningkat.
Kata kunci : activity of daily living, depresi, lansia
penuaan yang ditandai dengan meningkatnya jumlah serta proporsi penduduk lansia. Proses
penuaan yang dialami lansia tidak hanya berpengaruh terhadap segi kehidupan tetapi juga akan
diikuti dengan kemunduran fisik dan juga mental. Kemunduran tersebut dapat berdampak pada
terjadinya depresi pada lanjut usia. Depresi merupakan masalah mental yang paling banyak
ditemui pada lansia dengan prevalensi depresi pada lansia didunia sekitar 8 - 15%. Penelitian
ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan activity of daily living (ADL) dengan tingkat
depresi pada lansia di Balai Perlindungan Sosial Tresna Werdha Ciparay Kabupaten Bandung.
Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif non-eksperimental dan termasuk dalam
penelitian korelasional dengan rancangan Cross Sectional. Teknik sampel yang digunakan
adalah teknik Non Probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Sampel
dalam penelitian ini adalah semua lansia yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang
berjumlah 60 lansia. Pengumpulan data dengan kuesioner barthel index untuk mengukur
kemampuan ADL lansia yang masih dapat dilakukan dan geriatric depression scale (GDS)
untuk mengukur tingkat depresi pada lansia. Analisis data secara univariat dan bivariat
menggunakan uji Rank Spearman. Analisis bivariat menggambarkan bahwa tingkat activity of
daily living lansia mandiri (56,7%), tingkat depresi lansia yang tidak mengalami depresi
(43,3%). Uji statistik menunjukkan ada hubungan activity of daily living dengan tingkat depresi
pada lansia di Balai Perlindungan Sosial Tresna Werdha Ciparay Kabupaten Bandung dengan
nilai p-value (0,000) <0,05 Ha diterima searah dengan tingkat korelasi cukup sedang (0,442).
Ada hubungan activity of daily living dengan tingkat depresi di Balai Perlindungan Sosial
Tresna Werdha Ciparay Kabupaten Bandung, diharapkan pihak panti dapat mempertahankan
activity of daily living (ADL) agar tingkat depresi pada lansia tidak meningkat.
Kata kunci : activity of daily living, depresi, lansia
Creator
Rita Damayanti 1
, Erna Irawan 2
, Mery Tania 3
, Rita Rahmawati 4
, Umi
Khasanah
, Erna Irawan 2
, Mery Tania 3
, Rita Rahmawati 4
, Umi
Khasanah
Source
http://ejurnal.ars.ac.id/index.php/keperawatan/index
Date
september 2020
Contributor
Peri Irawan
Format
pdf
Language
indonesia
Type
text
Files
Citation
Rita Damayanti 1
, Erna Irawan 2
, Mery Tania 3
, Rita Rahmawati 4
, Umi
Khasanah, “Jurnal Keperawatan BSI, Vol. 8 No. 2 September 2020
Hubungan Activity Of Daily Living (ADL) DenganTingkat Depresi Pada Lansia,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 4, 2025, https://repository.horizon.ac.id/items/show/1482.
Hubungan Activity Of Daily Living (ADL) DenganTingkat Depresi Pada Lansia,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 4, 2025, https://repository.horizon.ac.id/items/show/1482.