PROSIDING-NASIONAL-KEBIDANAN-2020 POLTEKES KEMENKES CALL FOR PAPER VOL.2 NO 1
Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat Dalam
Keikutsertaan Program KB Di Wilayah
Dinas Kesehatan Kota Surabaya
Dublin Core
Title
PROSIDING-NASIONAL-KEBIDANAN-2020 POLTEKES KEMENKES CALL FOR PAPER VOL.2 NO 1
Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat Dalam
Keikutsertaan Program KB Di Wilayah
Dinas Kesehatan Kota Surabaya
Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat Dalam
Keikutsertaan Program KB Di Wilayah
Dinas Kesehatan Kota Surabaya
Subject
Kata kunci : Keluarga Berencana Metode Kontrasepsi Jangka Panjang, Pengetahuan
Description
Abstract - Family planning is one of the government's efforts to achieve family welfare. Problems that often occur are PUS
not planning well when to have children, how many children they want, and future plans related to the child's future. This lack of
planning has resulted in many families having many children even though their economic conditions are inadequate. One of the
reasons is the lack of knowledge of PUS on family planning. Health Education (Health Education) is one of the promotional efforts
to improve the degree of public health. The success of changing people's attitudes also depends on the surrounding environment
and the information obtained. The method used was in the form of counseling and discussions with WUS and cadres about the
family planning program, especially the MKJP family planning method. The targets are WUS and cadres in the Kedungdoro health
center area and the puskesmas dr. Soetomo Surabaya with a total of 60 participants. Measurement of changes in target knowledge
using pre and post tests. The results showed that there was an increase in knowledge in the target group of the Kedungdoro Public
Health Center with an average score of 70 to 88, as well as the target group of the Puskesmas dr. Sutomo has increased the average
value from 68 to 84. With this activity, it can be a stimulant for cadres and the community to share information about KB MKJP so
that KB MKJP acceptor users can increase and WUS can adjust their pregnancy distance so that a healthy generation can be
achieved.
Keywords: Family Planning, Long-Term Contraception Method, Knowledge
ABSTRAK
Abstrak - Keluarga Berencana merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga.
Permasalahan yang sering terjadi adalah pasangan usia subur kurang/ tidak merencanakan dengan baik kapan memiliki anak,
berapa jumlah anak yang diinginkan, serta rencana kedepan terkait masa depan anak. Kurangnya perencanaan ini berakibat
banyak keluarga yang memiliki banyak anak padahal kondisi ekonomi mereka kurang memadai. Salah satu penyebabnya
karena kurangnya pengetahuan PUS tentang KB. Pendidikan Kesehatan (Health Education) merupakan salah satu upaya
promotif guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Keberhasilan perubahan sikap masyarakat juga bergantung
pada lingkungan sekitar dan informasi yang didapatkan. Metode yang digunakan dalam bentuk penyuluhan dan diskusi pada
WUS dan kader tentang Program KB, terutama metode KB MKJP. Sasaran adalah WUS dan kader di wilayah puskesmas
Kedungdoro dan puskesmas dr. Soetomo Surabaya dengan jumlah seluruhnya 60 orang peserta. Pengukuran perubahan
pengetahuan sasaran dengan menggunakan pre dan post test. Didapatkan hasil terjadi peningkatan pengetahuan pada
kelompok sasaran Puskesmas Kedungdoro dengan nilai rata-rata dari 70 menjadi 88, demikian juga dengan kelompok sasaran
Puskesmas dr. Sutomo terjadi peningkatan nilai rata-rata dari 68 menjadi 84. Dengan kegiatan ini dapat menjadikan stimulant
bagi kader dan masyarakat untuk membagikan informasi tentang KB MKJP supaya pengguna akseptor KB MKJP meningkat
dan WUS dapat mengatur jarak kehamilannnya sehingga dapat tercapai generasi yang sehat.
Kata kunci : Keluarga Berencana Metode Kontrasepsi Jangka Panjang, Pengetahuan
not planning well when to have children, how many children they want, and future plans related to the child's future. This lack of
planning has resulted in many families having many children even though their economic conditions are inadequate. One of the
reasons is the lack of knowledge of PUS on family planning. Health Education (Health Education) is one of the promotional efforts
to improve the degree of public health. The success of changing people's attitudes also depends on the surrounding environment
and the information obtained. The method used was in the form of counseling and discussions with WUS and cadres about the
family planning program, especially the MKJP family planning method. The targets are WUS and cadres in the Kedungdoro health
center area and the puskesmas dr. Soetomo Surabaya with a total of 60 participants. Measurement of changes in target knowledge
using pre and post tests. The results showed that there was an increase in knowledge in the target group of the Kedungdoro Public
Health Center with an average score of 70 to 88, as well as the target group of the Puskesmas dr. Sutomo has increased the average
value from 68 to 84. With this activity, it can be a stimulant for cadres and the community to share information about KB MKJP so
that KB MKJP acceptor users can increase and WUS can adjust their pregnancy distance so that a healthy generation can be
achieved.
Keywords: Family Planning, Long-Term Contraception Method, Knowledge
ABSTRAK
Abstrak - Keluarga Berencana merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga.
Permasalahan yang sering terjadi adalah pasangan usia subur kurang/ tidak merencanakan dengan baik kapan memiliki anak,
berapa jumlah anak yang diinginkan, serta rencana kedepan terkait masa depan anak. Kurangnya perencanaan ini berakibat
banyak keluarga yang memiliki banyak anak padahal kondisi ekonomi mereka kurang memadai. Salah satu penyebabnya
karena kurangnya pengetahuan PUS tentang KB. Pendidikan Kesehatan (Health Education) merupakan salah satu upaya
promotif guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Keberhasilan perubahan sikap masyarakat juga bergantung
pada lingkungan sekitar dan informasi yang didapatkan. Metode yang digunakan dalam bentuk penyuluhan dan diskusi pada
WUS dan kader tentang Program KB, terutama metode KB MKJP. Sasaran adalah WUS dan kader di wilayah puskesmas
Kedungdoro dan puskesmas dr. Soetomo Surabaya dengan jumlah seluruhnya 60 orang peserta. Pengukuran perubahan
pengetahuan sasaran dengan menggunakan pre dan post test. Didapatkan hasil terjadi peningkatan pengetahuan pada
kelompok sasaran Puskesmas Kedungdoro dengan nilai rata-rata dari 70 menjadi 88, demikian juga dengan kelompok sasaran
Puskesmas dr. Sutomo terjadi peningkatan nilai rata-rata dari 68 menjadi 84. Dengan kegiatan ini dapat menjadikan stimulant
bagi kader dan masyarakat untuk membagikan informasi tentang KB MKJP supaya pengguna akseptor KB MKJP meningkat
dan WUS dapat mengatur jarak kehamilannnya sehingga dapat tercapai generasi yang sehat.
Kata kunci : Keluarga Berencana Metode Kontrasepsi Jangka Panjang, Pengetahuan
Creator
Evi Yunita Nugrahini#
, Titi Maharrani, Dwi Wahyu Wulan Sulistyowati
, Titi Maharrani, Dwi Wahyu Wulan Sulistyowati
Source
semnas.poltekkesdepkes-sby.ac.id
Date
Surabaya, 28 Nopember 2020
Contributor
PERI IRAWAN
Format
PDF
Language
INDONESIA
Type
TEXT
Files
Citation
Evi Yunita Nugrahini#
, Titi Maharrani, Dwi Wahyu Wulan Sulistyowati, “PROSIDING-NASIONAL-KEBIDANAN-2020 POLTEKES KEMENKES CALL FOR PAPER VOL.2 NO 1
Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat Dalam
Keikutsertaan Program KB Di Wilayah
Dinas Kesehatan Kota Surabaya,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 4, 2025, https://repository.horizon.ac.id/items/show/150.
Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat Dalam
Keikutsertaan Program KB Di Wilayah
Dinas Kesehatan Kota Surabaya,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 4, 2025, https://repository.horizon.ac.id/items/show/150.