PROSIDING-NASIONAL-KEBIDANAN-2020 POLTEKES KEMENKES CALL FOR PAPER VOL.2 NO 1
Pemberdayaan Remaja Awal Dalam Upaya
Peningkatan Kesehatan Reproduksi Melalui
Peningkatan Perilaku Higiene Genetalia Di
SDN Airlangga I/198 Surabaya
Dublin Core
Title
PROSIDING-NASIONAL-KEBIDANAN-2020 POLTEKES KEMENKES CALL FOR PAPER VOL.2 NO 1
Pemberdayaan Remaja Awal Dalam Upaya
Peningkatan Kesehatan Reproduksi Melalui
Peningkatan Perilaku Higiene Genetalia Di
SDN Airlangga I/198 Surabaya
Pemberdayaan Remaja Awal Dalam Upaya
Peningkatan Kesehatan Reproduksi Melalui
Peningkatan Perilaku Higiene Genetalia Di
SDN Airlangga I/198 Surabaya
Subject
Keywords: young women, hygiene genetalia, mestruasi
Description
Abstract - Youth is the backbone of future generations and as an asset of human resources. Adolescence is a
period of transition both physically, psychically and socially from childhood to adulthood. Youth development
is characterized by physical, psychic and social changes. Changes that occur can cause problems, one of which
is whiteness, Based on Riskesdas Indonesia in 2010 menarche age 6-12 years as much as 35.6% while the age of
13-15 years 35.2%. A total of 75% of women experienced the condition during their hdup phase and as many as
45% experienced recurrent conditions. This indicates that adolescent understanding of hygiene during
menstruation is still low. it's good for young women to get the right information about menstruation. This
community service aims to build awareness and improve the behavior of young women in improving and
maintaining personal hygiene for young women, especially during menstruation. Method: This type of
community service is training and counseling. The activity was held at SDN Airlangga I/198 Surabaya. With 40
teenagers. Result: the results of data collection obtained an increase in knowledge, attitudes and practices.
Conclusion: Community Service activities are able to increase the knowledge, attitudes and actions / practices
of adolescents about hygiene genetalia behavior, especially during menstruation. it is necessary to monitor
teenagers in maintaining their genetalia hygiene especially during menstruation
Keywords: young women, hygiene genetalia, mestruasi
Abstrak - Remaja merupakan tulang punggung penerus generasi dimasa mendatang dan sebagai aset
sumber daya manusia. Masa remaja merupakan masa peralihan baik secara fisik, psikis maupun sosial dari
masa kanak-kanak ke masa dewasa. Tumbuh kembang remaja ditandai dengan adanya perubahan fisik,psikis
maupun sosial. Perubahan yang terjadi ini dapat menimbulkan masalah salah satunya adalah keputihan,
Berdasarkan Riskesdas Indonesia tahun 2010 usia menarche 6 – 12 tahun sebanyak 35,6% sedangkan usia 13
– 15 tahun 35,2%. Sebanyak 75% wanita mengalami keptihan selama fase hdupnya dan sebanyak 45%
mengalami kondisi berulang. Hal tersebut mengindikasikan bahwa pemahaman remaja tentang hygiene saat
menstruasi masih rendah. sudah selayakanya remaja putri memperoleh informasi yang benar tentang
menstruasi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan membangun kepedulian dan meningkatkan perilaku remaja
putri dalam meningkatkan dan menjaga personal hygiene remaja putri terutama saat mentruasi. Metode: jenis
pengabdian masyarakat ini adalah Pelatihan dan penyuluhan. Kegiatan dilakukan di SDN Airlangga I/198 Kota
Surabaya. Dengan jumlah 40 remaja. Hasil: hasil pengumpulan data didapatkan adanya peningkatan
penentahuan, sikap dan praktek. Simpulan: Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini mampu meningkatkan
pengetahuan, sikap dan Tindakan/ praktek remaja tentang perilaku hygiene genetalia terutama saat
menstruasi. Perlu pemantauan pada remaja dalam menjaga kebersihan genetalianya terutama saat menstruasi
Kata Kunci: remaja putri, hygiene genetalia, mestruasi
period of transition both physically, psychically and socially from childhood to adulthood. Youth development
is characterized by physical, psychic and social changes. Changes that occur can cause problems, one of which
is whiteness, Based on Riskesdas Indonesia in 2010 menarche age 6-12 years as much as 35.6% while the age of
13-15 years 35.2%. A total of 75% of women experienced the condition during their hdup phase and as many as
45% experienced recurrent conditions. This indicates that adolescent understanding of hygiene during
menstruation is still low. it's good for young women to get the right information about menstruation. This
community service aims to build awareness and improve the behavior of young women in improving and
maintaining personal hygiene for young women, especially during menstruation. Method: This type of
community service is training and counseling. The activity was held at SDN Airlangga I/198 Surabaya. With 40
teenagers. Result: the results of data collection obtained an increase in knowledge, attitudes and practices.
Conclusion: Community Service activities are able to increase the knowledge, attitudes and actions / practices
of adolescents about hygiene genetalia behavior, especially during menstruation. it is necessary to monitor
teenagers in maintaining their genetalia hygiene especially during menstruation
Keywords: young women, hygiene genetalia, mestruasi
Abstrak - Remaja merupakan tulang punggung penerus generasi dimasa mendatang dan sebagai aset
sumber daya manusia. Masa remaja merupakan masa peralihan baik secara fisik, psikis maupun sosial dari
masa kanak-kanak ke masa dewasa. Tumbuh kembang remaja ditandai dengan adanya perubahan fisik,psikis
maupun sosial. Perubahan yang terjadi ini dapat menimbulkan masalah salah satunya adalah keputihan,
Berdasarkan Riskesdas Indonesia tahun 2010 usia menarche 6 – 12 tahun sebanyak 35,6% sedangkan usia 13
– 15 tahun 35,2%. Sebanyak 75% wanita mengalami keptihan selama fase hdupnya dan sebanyak 45%
mengalami kondisi berulang. Hal tersebut mengindikasikan bahwa pemahaman remaja tentang hygiene saat
menstruasi masih rendah. sudah selayakanya remaja putri memperoleh informasi yang benar tentang
menstruasi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan membangun kepedulian dan meningkatkan perilaku remaja
putri dalam meningkatkan dan menjaga personal hygiene remaja putri terutama saat mentruasi. Metode: jenis
pengabdian masyarakat ini adalah Pelatihan dan penyuluhan. Kegiatan dilakukan di SDN Airlangga I/198 Kota
Surabaya. Dengan jumlah 40 remaja. Hasil: hasil pengumpulan data didapatkan adanya peningkatan
penentahuan, sikap dan praktek. Simpulan: Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini mampu meningkatkan
pengetahuan, sikap dan Tindakan/ praktek remaja tentang perilaku hygiene genetalia terutama saat
menstruasi. Perlu pemantauan pada remaja dalam menjaga kebersihan genetalianya terutama saat menstruasi
Kata Kunci: remaja putri, hygiene genetalia, mestruasi
Creator
Ervi Husni, S.Kep., Ns., M.Kes; Sukesi, A.Per.Pen., S.Kep.Ns., M.Kes;
Source
semnas.poltekkesdepkes-sby.ac.id
Date
Surabaya, 28 Nopember 2020
Contributor
PERI IRAWAN
Format
PDF
Language
INDONESIA
Type
TEXT
Files
Citation
Ervi Husni, S.Kep., Ns., M.Kes; Sukesi, A.Per.Pen., S.Kep.Ns., M.Kes;, “PROSIDING-NASIONAL-KEBIDANAN-2020 POLTEKES KEMENKES CALL FOR PAPER VOL.2 NO 1
Pemberdayaan Remaja Awal Dalam Upaya
Peningkatan Kesehatan Reproduksi Melalui
Peningkatan Perilaku Higiene Genetalia Di
SDN Airlangga I/198 Surabaya,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 4, 2025, https://repository.horizon.ac.id/items/show/155.
Pemberdayaan Remaja Awal Dalam Upaya
Peningkatan Kesehatan Reproduksi Melalui
Peningkatan Perilaku Higiene Genetalia Di
SDN Airlangga I/198 Surabaya,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 4, 2025, https://repository.horizon.ac.id/items/show/155.