PROSIDING SEMINAR NASIONAL KESEHATAN 2020 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN HANGTUAH PEKANBARU TAHUN 2020
EDUKASI TENTANG PENDIDIKAN SEKS DINI PADA SISWA SEKOLAH
DASAR NEGERI 69 PEKANBARU PEKANBARU TAHUN 2019
Dublin Core
Title
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KESEHATAN 2020 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN HANGTUAH PEKANBARU TAHUN 2020
EDUKASI TENTANG PENDIDIKAN SEKS DINI PADA SISWA SEKOLAH
DASAR NEGERI 69 PEKANBARU PEKANBARU TAHUN 2019
EDUKASI TENTANG PENDIDIKAN SEKS DINI PADA SISWA SEKOLAH
DASAR NEGERI 69 PEKANBARU PEKANBARU TAHUN 2019
Subject
Education, Sex, Early Childhood
Description
Sex education is an effort to provide knowledge about the function of the reproductive
organs by instilling moral, ethical, and religious commitment to prevent "abuse" of the
reproductive organs. Violence cases, especially sexual violence against children, increased
rapidly in 2013, increasing by around 30 cases in 2012, only mid-2013 had increased to
535 cases. The number of violence, according to a rapid increase since 2010, it was
recorded that 42% of the 246 cases of violence against children were sexual violence in
2011, 50% of the 259 cases of violence against children were sexual violence, and 2012
there were 62% of 47 cases of violence against children. sexual violence. The above
incidents are the result of the lack of early sex education. The purpose of this community
service is to know about early childhood sex education. The method used in this service
activity is counseling, material delivery, and questions and answers regarding the
understanding of the material presented. The results showed that the activities carried out
could increase students' knowledge of the material provided. It is hoped that parents will
take an active role in providing early sex education because the role of parents and
teachers is very important in providing sex education to their children and two-way
communication should be carried out so that children no longer consider sex education a
taboo subject to discuss.
Keywords: Education, Sex, Early Childhood
ABSTRAK
Pendidikan seks merupakan upaya untuk memberikan pengetahuan tentang fungsi organ
reproduksi dengan menanamkan moral, etika, serta komitmen agama agar tidak terjadi
"penyalahgunaan" organ reproduksi tersebut. Kasus kekerasan, utamanya kekerasan
seksual pada anak, meningkat pesat tahun 2013 meningkat sekitar 30-an kasus tahun 2012,
baru pertengahan 2013 sudah meningkat menjadi 535 kasus. Jumlah kekerasan itu,
menurut meningkat pesat sejak 2010 yang tercatat ada 42% dari 246 kasus kekerasan pada
anak adalah kekerasan seksual pada 2011 ada 50% dari 259 kasus kekerasan pada anak
adalah kekerasan seksual, dan pada tahun 2012 ada 62% dari 47 kasus kekerasan pada
anak adalah kekerasan seksual. Kejadian-kejadian diatas merupakan dampak dari
kurangnya pendidikan seks sejak dini. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini
mengetahui tentang pendidikan seks usia dini. Metode yang digunakan dalam kegiatan
pengabdian ini adalah penyuluhan, penyampaian materi, dan tanya jawab tentang
pemahaman dari materi yang disampaikan. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan yang
dilaksanakan dapat meningkatkan pengetahuan siswi terhadap materi yang diberikan.
Diharapkan kepada orang tua untuk ikut berperan secara aktif dalam memberikan
pendidkan seks secara dini karena peran orang tua dan guru sangat penting dalam
memberikan pendidikan seks pada anaknya dan sebaiknya dilakukan komunikasi dua arah
sehingga anak-anak tidak lagi mengganggap pendidikan seks merupakan hal yang tabu
untuk dibicarakan.
.Kata Kunci: Pendidikan, Seks, Dini
organs by instilling moral, ethical, and religious commitment to prevent "abuse" of the
reproductive organs. Violence cases, especially sexual violence against children, increased
rapidly in 2013, increasing by around 30 cases in 2012, only mid-2013 had increased to
535 cases. The number of violence, according to a rapid increase since 2010, it was
recorded that 42% of the 246 cases of violence against children were sexual violence in
2011, 50% of the 259 cases of violence against children were sexual violence, and 2012
there were 62% of 47 cases of violence against children. sexual violence. The above
incidents are the result of the lack of early sex education. The purpose of this community
service is to know about early childhood sex education. The method used in this service
activity is counseling, material delivery, and questions and answers regarding the
understanding of the material presented. The results showed that the activities carried out
could increase students' knowledge of the material provided. It is hoped that parents will
take an active role in providing early sex education because the role of parents and
teachers is very important in providing sex education to their children and two-way
communication should be carried out so that children no longer consider sex education a
taboo subject to discuss.
Keywords: Education, Sex, Early Childhood
ABSTRAK
Pendidikan seks merupakan upaya untuk memberikan pengetahuan tentang fungsi organ
reproduksi dengan menanamkan moral, etika, serta komitmen agama agar tidak terjadi
"penyalahgunaan" organ reproduksi tersebut. Kasus kekerasan, utamanya kekerasan
seksual pada anak, meningkat pesat tahun 2013 meningkat sekitar 30-an kasus tahun 2012,
baru pertengahan 2013 sudah meningkat menjadi 535 kasus. Jumlah kekerasan itu,
menurut meningkat pesat sejak 2010 yang tercatat ada 42% dari 246 kasus kekerasan pada
anak adalah kekerasan seksual pada 2011 ada 50% dari 259 kasus kekerasan pada anak
adalah kekerasan seksual, dan pada tahun 2012 ada 62% dari 47 kasus kekerasan pada
anak adalah kekerasan seksual. Kejadian-kejadian diatas merupakan dampak dari
kurangnya pendidikan seks sejak dini. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini
mengetahui tentang pendidikan seks usia dini. Metode yang digunakan dalam kegiatan
pengabdian ini adalah penyuluhan, penyampaian materi, dan tanya jawab tentang
pemahaman dari materi yang disampaikan. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan yang
dilaksanakan dapat meningkatkan pengetahuan siswi terhadap materi yang diberikan.
Diharapkan kepada orang tua untuk ikut berperan secara aktif dalam memberikan
pendidkan seks secara dini karena peran orang tua dan guru sangat penting dalam
memberikan pendidikan seks pada anaknya dan sebaiknya dilakukan komunikasi dua arah
sehingga anak-anak tidak lagi mengganggap pendidikan seks merupakan hal yang tabu
untuk dibicarakan.
.Kata Kunci: Pendidikan, Seks, Dini
Creator
Widya Juliarti, Octa Dwienda Ristica
Format
pdf
Language
indonesia
Type
text
Files
Citation
Widya Juliarti, Octa Dwienda Ristica , “PROSIDING SEMINAR NASIONAL KESEHATAN 2020 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN HANGTUAH PEKANBARU TAHUN 2020
EDUKASI TENTANG PENDIDIKAN SEKS DINI PADA SISWA SEKOLAH
DASAR NEGERI 69 PEKANBARU PEKANBARU TAHUN 2019,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 4, 2025, https://repository.horizon.ac.id/items/show/309.
EDUKASI TENTANG PENDIDIKAN SEKS DINI PADA SISWA SEKOLAH
DASAR NEGERI 69 PEKANBARU PEKANBARU TAHUN 2019,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 4, 2025, https://repository.horizon.ac.id/items/show/309.