APLIKASI SHAKER EXERCISE DAN MANUVER MEDELSOHN TERHADAP KEMAMPUAN MENELAN PADA PASIEN TN. I 66 TAHUN DENGAN STROKE YANG MENGALAMI DISFAGIA DI RUANG STROKE
RSUD KARAWANG
Dublin Core
Title
APLIKASI SHAKER EXERCISE DAN MANUVER MEDELSOHN TERHADAP KEMAMPUAN MENELAN PADA PASIEN TN. I 66 TAHUN DENGAN STROKE YANG MENGALAMI DISFAGIA DI RUANG STROKE
RSUD KARAWANG
RSUD KARAWANG
Subject
Kemampuan menelan, manuver medelsohn, shaker exercise, dispagia,
stroke.
stroke.
Description
Permasalahan yang muncul pada pasien stroke seperti kesulitan berbicara, terjadi kelemahan anggota gerak, gangguan menelan. Disfagia adalah gangguan yang menyebabkan kesulitan mengunyah dan menelan makanan.Salah satu upaya untuk penanganan disfagia difokuskan untuk mengurangi risiko aspirasi, meningkatkan kemampuan makan dan menelan, dan mengoptimalkan status nutrisi. Tatalaksana yang disarankan untuk pasien stroke dengan disfagia meliputi modifikasi diet,
manuver kompensatori, serta latihan menelan atau swallowing therapy dimana latihan tersebut terdiri dari shaker exercise dan manuver mendelshon. Latihan shaker adalah latihan pengangkatan kepala yang dirancang agar meningkatkan Gerakan anterior kompleks hyolaryngeal dan pembukaan sfingter esofagus bagian atas. Manuver Medelsohn merupakan latihan yang secara sengaja menahan laring terangkat, akibatnya aktivasi otot-otot suprahyoid terinduksi. Aktivasi otot-otot
suprahoid yang kuat menyiratkan perekutan besar serat otot. Karena itu dapat berdampak potensial positif pada kekuatan otot. Terapi shaker exercise dan manuver mendelshon harus dilakukan secara terus-menerus dapat memberikan dampak baik bagi pasien. Pada Tn. I (66 tahun) dengan masalah disfagia, latihan shaker dan manuver mendelsohn selama 15 menit sehari dilakukan selama 3 hari berturut – turut terbukti dapat meningkatkan kemampuan menelan dan dapat mencegah terjadinya komplikasi langsung maupun tidak langsung akibat disfagia.
manuver kompensatori, serta latihan menelan atau swallowing therapy dimana latihan tersebut terdiri dari shaker exercise dan manuver mendelshon. Latihan shaker adalah latihan pengangkatan kepala yang dirancang agar meningkatkan Gerakan anterior kompleks hyolaryngeal dan pembukaan sfingter esofagus bagian atas. Manuver Medelsohn merupakan latihan yang secara sengaja menahan laring terangkat, akibatnya aktivasi otot-otot suprahyoid terinduksi. Aktivasi otot-otot
suprahoid yang kuat menyiratkan perekutan besar serat otot. Karena itu dapat berdampak potensial positif pada kekuatan otot. Terapi shaker exercise dan manuver mendelshon harus dilakukan secara terus-menerus dapat memberikan dampak baik bagi pasien. Pada Tn. I (66 tahun) dengan masalah disfagia, latihan shaker dan manuver mendelsohn selama 15 menit sehari dilakukan selama 3 hari berturut – turut terbukti dapat meningkatkan kemampuan menelan dan dapat mencegah terjadinya komplikasi langsung maupun tidak langsung akibat disfagia.
Creator
Muhamad Triamansyah
Publisher
Perpustakaan Horizon Karawang
Date
23 Juni 2023
Contributor
Fajar bagus W
Format
PDF
Language
Indonesia
Type
Text
Files
Collection
Citation
Muhamad Triamansyah, “APLIKASI SHAKER EXERCISE DAN MANUVER MEDELSOHN TERHADAP KEMAMPUAN MENELAN PADA PASIEN TN. I 66 TAHUN DENGAN STROKE YANG MENGALAMI DISFAGIA DI RUANG STROKE
RSUD KARAWANG,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 3, 2025, https://repository.horizon.ac.id/items/show/4634.
RSUD KARAWANG,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 3, 2025, https://repository.horizon.ac.id/items/show/4634.