Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan 2022
Universitas Ngudi Waluyo Vol. 1 No. 2
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja tentang Hubungan Seksual Pranikah
Dublin Core
Title
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan 2022
Universitas Ngudi Waluyo Vol. 1 No. 2
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja tentang Hubungan Seksual Pranikah
Universitas Ngudi Waluyo Vol. 1 No. 2
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja tentang Hubungan Seksual Pranikah
Subject
Reproduksi Remaja, Hubungan Seksual Pranikah
Description
Masa remaja merupakan masa transisi antara masa
kanak-kanak dan masa dewasa. Ini adalah masa dimana remaja mencari jati dirinya. Mereka juga harus menghadapi tekanan emosional dan sosial yang saling bertentangan yang cenderung mengarah pada hubungan seksual yang lebih bebas. Remaja akan mengalami perubahan fisik yang cepat ketika memasuki masa pubertas, salah satu perubahan fisik tersebut adalah kemampuan untuk melakukan proses reproduksi. Selain itu, tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi
perilaku seksual remaja pranikah. Informasi yang salah dapat mengakibatkan pengetahuan dan persepsi seseorang menjadi salah. Hal ini dapat mengakibatkan remaja salah jalan dan melakukan perbuatan yang menyimpang, salah satunya adalah hubungan seksual pranikah. Perilaku seksual remaja di berbagai provinsi semakin meningkat karena kurangnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Permasalahan remaja tersebut memberikan dampak seperti kehamilan, pernikahan usia muda, dan tingginya angka aborsi sehingga berdampak negatif terhadap kesehatan reproduksi remaja. Metode yang digunakan adalah kajian literatur yaitu dengan mencari referensi teori yang
relevan dengan kasus atau pun topik. Penelusuran artikel dilakukan melalui Google Scholar, PubMed, dan Garuda dengan pengecekan indeks melalui SINTA dan Scopus. Didapatkan 6 artikel yang di review dalam kajian literatur ini dan dipublikasikan pada tahun 2014-2022. Artikel yang direview terindeks Q2 terdapat 4 artikel, dan terindeks Q1terdapat 2 artikel. Empat artikel yang ada di
Tabel 1 menggunakan metode penelitian Pra-eksperimen yakni artikel 1, 3, 4, dan 5, sedangkan metode Quasi Eksperiment yaitu pada artikel 2, dan 6. Untuk penyuluhan kesehatan reproduksi yang paling efektif menggunakan peer educator terhadap perilaku pencegahan HIV pada remaja.
kanak-kanak dan masa dewasa. Ini adalah masa dimana remaja mencari jati dirinya. Mereka juga harus menghadapi tekanan emosional dan sosial yang saling bertentangan yang cenderung mengarah pada hubungan seksual yang lebih bebas. Remaja akan mengalami perubahan fisik yang cepat ketika memasuki masa pubertas, salah satu perubahan fisik tersebut adalah kemampuan untuk melakukan proses reproduksi. Selain itu, tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi
perilaku seksual remaja pranikah. Informasi yang salah dapat mengakibatkan pengetahuan dan persepsi seseorang menjadi salah. Hal ini dapat mengakibatkan remaja salah jalan dan melakukan perbuatan yang menyimpang, salah satunya adalah hubungan seksual pranikah. Perilaku seksual remaja di berbagai provinsi semakin meningkat karena kurangnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Permasalahan remaja tersebut memberikan dampak seperti kehamilan, pernikahan usia muda, dan tingginya angka aborsi sehingga berdampak negatif terhadap kesehatan reproduksi remaja. Metode yang digunakan adalah kajian literatur yaitu dengan mencari referensi teori yang
relevan dengan kasus atau pun topik. Penelusuran artikel dilakukan melalui Google Scholar, PubMed, dan Garuda dengan pengecekan indeks melalui SINTA dan Scopus. Didapatkan 6 artikel yang di review dalam kajian literatur ini dan dipublikasikan pada tahun 2014-2022. Artikel yang direview terindeks Q2 terdapat 4 artikel, dan terindeks Q1terdapat 2 artikel. Empat artikel yang ada di
Tabel 1 menggunakan metode penelitian Pra-eksperimen yakni artikel 1, 3, 4, dan 5, sedangkan metode Quasi Eksperiment yaitu pada artikel 2, dan 6. Untuk penyuluhan kesehatan reproduksi yang paling efektif menggunakan peer educator terhadap perilaku pencegahan HIV pada remaja.
Creator
Uci Nurmala, Hapsari Windayanti, Feni Noviyani, Ainun Mardiah, Fitri Nuraeni KD, Kinanti
Publisher
Universitas Ngudi Waluyo
Date
2022-12-28
Contributor
Sri Wahyuni
Rights
ISSN : 2961-7340
Format
PDF
Language
Indonesian
Type
Text
Coverage
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan 2022 Universitas Ngudi Waluyo
Files
Citation
Uci Nurmala, Hapsari Windayanti, Feni Noviyani, Ainun Mardiah, Fitri Nuraeni KD, Kinanti, “Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan 2022
Universitas Ngudi Waluyo Vol. 1 No. 2
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja tentang Hubungan Seksual Pranikah,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 5, 2025, https://repository.horizon.ac.id/items/show/693.
Universitas Ngudi Waluyo Vol. 1 No. 2
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja tentang Hubungan Seksual Pranikah,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 5, 2025, https://repository.horizon.ac.id/items/show/693.