FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BENIGN PROSTATIC HYPERPLASIA (BPH)
Dublin Core
Title
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BENIGN PROSTATIC HYPERPLASIA (BPH)
Subject
Benign prostatic Hyperplasia, BPH, Faktor
Description
Introduction : Benign prostatic Hyperplasia (BPH) adalah pembesaran glandula dan
jaringan seluler kelenjar prostat yang berhubungan dengan perubahan endokrin
berkenaan dengan proses penuaan, kondisi ini diduga dipengaruhi oleh faktor usia, berat
badan, riwayat merokok, riwayat konsumsi obat pemicu libido, riwayat diabetes militus
(DM), riwayat jantung.Tujuan : untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan
kejadian BPH. Metode : Penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitatif dengan
pendekatan cross sectional, pengambilan sampel ini dilakukan dengan tehnik accidental
sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien urologi yang menjalani rawat inap di
IRNA bedah RSUP Dr.Mohammad Hosein Palembang yang berjumlah 61 responden.
Hasil : Hasil uji Chi-squere, didapatkan hubungan yang signifikan antara umur dengan
kejadian BPH (p= 0,02), ada hubungan berat badan dengan kejadian BPH (p=0,007), ada
hubungan riwayat merokok dengan kejadian BPH (p= 0,02), ada hubungan riwayat
konsumsi obat pemicu libido dengan kejadian BPH (p= 0,05), tidak ada hubungan riwayat
diabetes militus dengan kejadian BPH (p=1,00), tidak ada hubungan yang signifikan
antara riwayat jantung dengan kejadian BPH (p= 0,383). Kesimpulan : Diharapkan
praktisi perawat dapat mengoptimalisasikan diri sebagai edukator dalam memberikan
informasi tentang BPH khususnya faktor- faktor yang berhubungan dengan kejadian BPH.
jaringan seluler kelenjar prostat yang berhubungan dengan perubahan endokrin
berkenaan dengan proses penuaan, kondisi ini diduga dipengaruhi oleh faktor usia, berat
badan, riwayat merokok, riwayat konsumsi obat pemicu libido, riwayat diabetes militus
(DM), riwayat jantung.Tujuan : untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan
kejadian BPH. Metode : Penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitatif dengan
pendekatan cross sectional, pengambilan sampel ini dilakukan dengan tehnik accidental
sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien urologi yang menjalani rawat inap di
IRNA bedah RSUP Dr.Mohammad Hosein Palembang yang berjumlah 61 responden.
Hasil : Hasil uji Chi-squere, didapatkan hubungan yang signifikan antara umur dengan
kejadian BPH (p= 0,02), ada hubungan berat badan dengan kejadian BPH (p=0,007), ada
hubungan riwayat merokok dengan kejadian BPH (p= 0,02), ada hubungan riwayat
konsumsi obat pemicu libido dengan kejadian BPH (p= 0,05), tidak ada hubungan riwayat
diabetes militus dengan kejadian BPH (p=1,00), tidak ada hubungan yang signifikan
antara riwayat jantung dengan kejadian BPH (p= 0,383). Kesimpulan : Diharapkan
praktisi perawat dapat mengoptimalisasikan diri sebagai edukator dalam memberikan
informasi tentang BPH khususnya faktor- faktor yang berhubungan dengan kejadian BPH.
Creator
Sukron
Source
https://jmm.ikestmp.ac.id
Publisher
Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Inovasi (LP2MI) IKesT Muhammadiyah Palembang
Date
Juni 2022
Contributor
Sri Wahyuni
Rights
https://jmm.ikestmp.ac.id/index.php/masker
Format
PDF
Language
Indonesian
Type
Text
Files
Collection
Citation
Sukron, “FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BENIGN PROSTATIC HYPERPLASIA (BPH),” Repository Horizon University Indonesia, accessed February 21, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/11359.