Perbandingan Kadar C-Reactive Protein (CRP) Pada Sampel Serum Dan Plasma Lithium Heparin
Dublin Core
Title
Perbandingan Kadar C-Reactive Protein (CRP) Pada Sampel Serum Dan Plasma Lithium Heparin
Subject
C-Reactive Protein (CRP), Darah, Plasma Lithium Heparin, Serum
Description
Pendahuluan: C-Reactive Protein (CRP) ialah protein fase akut dengan struktur
homopentamer dan memiliki tempat ikatan kalsium yang spesifik terhadap phosphocholine.
Peningkatan kadar C-Reactive Protein (CRP) dikarnakan adanya trauma, infek bakteri dan
inflamasi (peradangan dan kerusakan jaringan). Pemeriksaan laboratorium C-Reactive
Protein (CRP) dapat dilakukan dengan metode, aglutinasi, ELISA, dan immunoturbidimetri.
Konsentrasi dari CRP ditentukan secara kuantitatif dengan pengukuran immunoturbidimetri,
dalam pemeriksaan CRP lebih banyak menggunakan sampel serum tetapi penggunaan
serum dalam pemeriksaan laboratorium sering terjadinya hemolisis sehingga pada proses
pengambilan sampelnya membutuhkan waktu yang lebih lama dan membuat proses
pemeriksaan kurang efisien, sehingga diperlukan penggunaan plasma lithium heparin dari
pada serum karena plasma lithium heparin lebih baik dalam menggambarkan situasi patologis
pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pebandingan Kadar C-Reactive
Protein (CRP) Pada Sampel Serum dan Plasma Lithium Heparin. Metode Penelitian:
Penelitian ini dilakukan dilaboratorium Patologi Klinik Intitut Ilmu Kesehatan dan Teknologi
Muhammadiyah Palembang pada bulan Januari 2022. Jenis penelitian yang digunakan pada
penelitian ini yaitu Crosssection. Data dianalisis dengan uji Wilcoxon, Hasil: Didapatkan Hasil
p= 0,000 dengan adanya perbedaan selisih kadar CRP menggunakan serum dan plasma
lithium heparin mengalami peningkatan sebesar 15%. Kesimpulan: terdapat perbedaan yang
signitifikan pada pemeriksaan kadar CRP menggunakan sampel serum dan plasma lithium
heparin.
homopentamer dan memiliki tempat ikatan kalsium yang spesifik terhadap phosphocholine.
Peningkatan kadar C-Reactive Protein (CRP) dikarnakan adanya trauma, infek bakteri dan
inflamasi (peradangan dan kerusakan jaringan). Pemeriksaan laboratorium C-Reactive
Protein (CRP) dapat dilakukan dengan metode, aglutinasi, ELISA, dan immunoturbidimetri.
Konsentrasi dari CRP ditentukan secara kuantitatif dengan pengukuran immunoturbidimetri,
dalam pemeriksaan CRP lebih banyak menggunakan sampel serum tetapi penggunaan
serum dalam pemeriksaan laboratorium sering terjadinya hemolisis sehingga pada proses
pengambilan sampelnya membutuhkan waktu yang lebih lama dan membuat proses
pemeriksaan kurang efisien, sehingga diperlukan penggunaan plasma lithium heparin dari
pada serum karena plasma lithium heparin lebih baik dalam menggambarkan situasi patologis
pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pebandingan Kadar C-Reactive
Protein (CRP) Pada Sampel Serum dan Plasma Lithium Heparin. Metode Penelitian:
Penelitian ini dilakukan dilaboratorium Patologi Klinik Intitut Ilmu Kesehatan dan Teknologi
Muhammadiyah Palembang pada bulan Januari 2022. Jenis penelitian yang digunakan pada
penelitian ini yaitu Crosssection. Data dianalisis dengan uji Wilcoxon, Hasil: Didapatkan Hasil
p= 0,000 dengan adanya perbedaan selisih kadar CRP menggunakan serum dan plasma
lithium heparin mengalami peningkatan sebesar 15%. Kesimpulan: terdapat perbedaan yang
signitifikan pada pemeriksaan kadar CRP menggunakan sampel serum dan plasma lithium
heparin.
Creator
Febi Intan, Bastian, Nurhidayanti
Source
https://jmm.ikestmp.ac.id
Publisher
Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Inovasi (LP2MI) IKesT Muhammadiyah Palembang
Date
Desember 2022
Contributor
Sri Wahyuni
Rights
ISSN: 2301-8631 (Print) dan ISSN: 2654-8658 (Online)
Format
PDF
Language
Indonesian
Type
Text
Files
Collection
Citation
Febi Intan, Bastian, Nurhidayanti, “Perbandingan Kadar C-Reactive Protein (CRP) Pada Sampel Serum Dan Plasma Lithium Heparin,” Repository Horizon University Indonesia, accessed February 21, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/11377.