ANALISIS MINIMAL BIAYA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI INSTALASI RAWAT JALAN RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA PERIODE JANUARI- MARET 2023
Dublin Core
Title
ANALISIS MINIMAL BIAYA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI INSTALASI RAWAT JALAN RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA PERIODE JANUARI- MARET 2023
Subject
CMA, diabetes melitus, farmakoekonomi, insulin, pasien rawat jalan
Description
Diabetes melitus merupakan suatu penyakit kelainan metabolik yang ditandai dengan
hiperglikemia karena sekresi insulin yang rusak. Diabetes melitus tipe 2 ditandai dengan
resistensi insulin perifer dan penurunan produksi insulin. Menurut organisasi International
Diabetes Federation (IDF) memperhitungkan terdapat 463 juta orang di seluruh dunia menderita
diabetes melitus pada tahun 2019. Pasien diabetes melitus tipe 2 juga memerlukan terapi seumur
hidupnya sehingga membutuhkan biaya yang cukup besar untuk terapi pengobatannya. Analisis
farmakoekonomi dalam peningkatan efisiensi atau penggunaan biaya secara lebih rasional sangat
diperlukan. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai minimal
biaya terapi kepada pasien diabetes melitus tipe 2 di instalasi rawat jalan RSUD Dr. Moewardi
Surakarta pada periode Januari – Maret 2023. Metode yang digunakan dalam analisis biaya
penelitian ini adalah Cost Minimization Analysis (CMA). Hasil penelitian ini diketahui distribusi
pengobatan hiperglikemik yang paling banyak digunakan untuk pasien diabetes melitus tipe 2 di
instalasi rawat jalan RSUD Dr. Moewardi Surakarta adalah terapi kombinasi insulin analog
basal dan insulin analog prandial/Premixed sebanyak 30 pasien (33%) serta monoterapi insulin
analog basal/prandial/Premixed sebanyak 11 pasien (12%). Hasil analisis biaya dengan metode
Cost Minimization Analysis (CMA) didapatkan hasil Rp 1.282.626,- dan Rp 1.173.120,-
hiperglikemia karena sekresi insulin yang rusak. Diabetes melitus tipe 2 ditandai dengan
resistensi insulin perifer dan penurunan produksi insulin. Menurut organisasi International
Diabetes Federation (IDF) memperhitungkan terdapat 463 juta orang di seluruh dunia menderita
diabetes melitus pada tahun 2019. Pasien diabetes melitus tipe 2 juga memerlukan terapi seumur
hidupnya sehingga membutuhkan biaya yang cukup besar untuk terapi pengobatannya. Analisis
farmakoekonomi dalam peningkatan efisiensi atau penggunaan biaya secara lebih rasional sangat
diperlukan. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai minimal
biaya terapi kepada pasien diabetes melitus tipe 2 di instalasi rawat jalan RSUD Dr. Moewardi
Surakarta pada periode Januari – Maret 2023. Metode yang digunakan dalam analisis biaya
penelitian ini adalah Cost Minimization Analysis (CMA). Hasil penelitian ini diketahui distribusi
pengobatan hiperglikemik yang paling banyak digunakan untuk pasien diabetes melitus tipe 2 di
instalasi rawat jalan RSUD Dr. Moewardi Surakarta adalah terapi kombinasi insulin analog
basal dan insulin analog prandial/Premixed sebanyak 30 pasien (33%) serta monoterapi insulin
analog basal/prandial/Premixed sebanyak 11 pasien (12%). Hasil analisis biaya dengan metode
Cost Minimization Analysis (CMA) didapatkan hasil Rp 1.282.626,- dan Rp 1.173.120,-
Creator
Annisa Kusuma Wardhani, Kusumaningtyas Siwi Artini,Tatiana Siska Wardani
Source
www.sikesnas,fikes .udb.ac.id
Publisher
Universitas Duta Bangsa Surakarta
Date
25 Juni 2023
Contributor
Sri Wahyuni
Rights
e-ISSN : 2964-674X
Format
PDF
Language
Indonesian
Type
Text
Files
Citation
Annisa Kusuma Wardhani, Kusumaningtyas Siwi Artini,Tatiana Siska Wardani, “ANALISIS MINIMAL BIAYA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI INSTALASI RAWAT JALAN RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA PERIODE JANUARI- MARET 2023,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 25, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/12477.