PENERAPAN TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP PENURUNAN TANDA DAN GEJALA HALUSINASI PADA PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN
Dublin Core
Title
PENERAPAN TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP PENURUNAN TANDA DAN GEJALA HALUSINASI PADA PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN
Subject
Halusinasi pendengaran, Terapi musik klasik
Description
Halusinasi merupakan distori persepsi palsu yang terjadi pada respon neurobiologist maladaptive penderita
sebenarnya mengalami distori sensori sebagai hal yang nyata dan meresponya. Halusinasi pendengaran adalah
Gangguan stimulus dimana pasien mendengar suara orang yang sedang membicarakan apa yang sedang
dipikirkanya dan memerintahkan untuk melakukan sesuatu. Gangguan halusinasi dapat diatasi dengan terapi
farmakologi dan nonfarmakologi. Terapi nonformakologis lebih aman digunakan karena tidak menimbulkan efek
samping seperti obat-obatan, Salah satu terapi nonfarmakologi yang efektif adalah terapi musik klasik.
Menggambarkan pemberian terapi musik dalam menurunkan tanda dan gejala halusinasi pasien halusinasi
pendengaran. Dalam studi kasus ini menggunakan metode studi kasus deskriptif, subjek studi kasus diambil 1
responden dengan kriteria inklusi, instrument yang digunakan adalah SOP terapi musik klasik dan lembar
observasi, metode pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Penerapan terapi musik klasik dilakukan
pada 1 responden yaitu Ny S yang didapatkan tanda dan gejala halusinasi pendengaran sebelum diberikan terapi
musik klasik adalah berjumlah 5, Setelah diberikan terapi musik klasik tanda dan gejala halusinasi pendengaran
turun menjadi 2 tanda dan gejala halusinasi pendengaran. Terapi musik klasik dapat menurunkan tanda dan gejala
halusinasi pendengaran.
sebenarnya mengalami distori sensori sebagai hal yang nyata dan meresponya. Halusinasi pendengaran adalah
Gangguan stimulus dimana pasien mendengar suara orang yang sedang membicarakan apa yang sedang
dipikirkanya dan memerintahkan untuk melakukan sesuatu. Gangguan halusinasi dapat diatasi dengan terapi
farmakologi dan nonfarmakologi. Terapi nonformakologis lebih aman digunakan karena tidak menimbulkan efek
samping seperti obat-obatan, Salah satu terapi nonfarmakologi yang efektif adalah terapi musik klasik.
Menggambarkan pemberian terapi musik dalam menurunkan tanda dan gejala halusinasi pasien halusinasi
pendengaran. Dalam studi kasus ini menggunakan metode studi kasus deskriptif, subjek studi kasus diambil 1
responden dengan kriteria inklusi, instrument yang digunakan adalah SOP terapi musik klasik dan lembar
observasi, metode pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Penerapan terapi musik klasik dilakukan
pada 1 responden yaitu Ny S yang didapatkan tanda dan gejala halusinasi pendengaran sebelum diberikan terapi
musik klasik adalah berjumlah 5, Setelah diberikan terapi musik klasik tanda dan gejala halusinasi pendengaran
turun menjadi 2 tanda dan gejala halusinasi pendengaran. Terapi musik klasik dapat menurunkan tanda dan gejala
halusinasi pendengaran.
Creator
Ida Nurfiana, Pritta Yunitasari
Date
2022
Contributor
Peri Irawan
Format
pdf
Language
english
Type
text
Files
Collection
Citation
Ida Nurfiana, Pritta Yunitasari, “PENERAPAN TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP PENURUNAN TANDA DAN GEJALA HALUSINASI PADA PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 11, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/13037.