UPAYA MENURUNKAN INTENSITAS NYERI DENGAN KOMPRES DINGIN
PADA PASIEN POST OPERASI ORIF FRAKTUR TIBIA DEXTRA 1/3
DISTAL DI RSUD WONOSARI YOGYAKARTA
Dublin Core
Title
UPAYA MENURUNKAN INTENSITAS NYERI DENGAN KOMPRES DINGIN
PADA PASIEN POST OPERASI ORIF FRAKTUR TIBIA DEXTRA 1/3
DISTAL DI RSUD WONOSARI YOGYAKARTA
PADA PASIEN POST OPERASI ORIF FRAKTUR TIBIA DEXTRA 1/3
DISTAL DI RSUD WONOSARI YOGYAKARTA
Subject
Fraktur, Kompres Dingin, Nyeri Post Operasi
Description
Fraktur merupakan istilah dari hilangnya kontinuitas tulang, tulang baik yang bersifat total maupun sebagian.
Dampak fraktur akan menyebabkan rasa nyeri akibat fraktur maupun penatalaksanaan terapi operasi.
Penatalaksanaan nyeri secara non farmakologis dapat membantu terapi farmakologis. Salah satunya dengan
memberikan kompres dingin. Kompres dingin pada pasien post operasi fraktur karena kompres dingin dapat
mengurangi perdarahan, edema yang menimbulkan efek analgetik. Mendeskripsikan bagaimana upaya
menurunkan intensitas nyeri dengan kompres dingin pada pasien post operasi Orif fraktur tibia dextra.
Pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Pemberian prosedur kompres dingin terdapat menurunan
skala nyeri sebelum dan sesudah penerapan kompres dingin diberikan 2 kali sehari selama 3 hari tanggal 19-21
April 2022. Implementasi kompres dingin dilakukan selama 3 hari diberikan sebanyak 2 kali sehari pagi dan
siang hari. Pada hari pertama skala nyeri 7 menjadi skala nyeri 6, hari kedua skala nyeri 5 menjadi skala nyeri 3,
hari ketiga skala nyeri 3 menjadi skala nyeri 1. Kompres dingin dapat menurunkan intensitas skala nyeri pada
pasien post operasi orif fraktur tibia dextra dari nyeri berat menjadi nyeri ringan.
Dampak fraktur akan menyebabkan rasa nyeri akibat fraktur maupun penatalaksanaan terapi operasi.
Penatalaksanaan nyeri secara non farmakologis dapat membantu terapi farmakologis. Salah satunya dengan
memberikan kompres dingin. Kompres dingin pada pasien post operasi fraktur karena kompres dingin dapat
mengurangi perdarahan, edema yang menimbulkan efek analgetik. Mendeskripsikan bagaimana upaya
menurunkan intensitas nyeri dengan kompres dingin pada pasien post operasi Orif fraktur tibia dextra.
Pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Pemberian prosedur kompres dingin terdapat menurunan
skala nyeri sebelum dan sesudah penerapan kompres dingin diberikan 2 kali sehari selama 3 hari tanggal 19-21
April 2022. Implementasi kompres dingin dilakukan selama 3 hari diberikan sebanyak 2 kali sehari pagi dan
siang hari. Pada hari pertama skala nyeri 7 menjadi skala nyeri 6, hari kedua skala nyeri 5 menjadi skala nyeri 3,
hari ketiga skala nyeri 3 menjadi skala nyeri 1. Kompres dingin dapat menurunkan intensitas skala nyeri pada
pasien post operasi orif fraktur tibia dextra dari nyeri berat menjadi nyeri ringan.
Creator
Friska Rizky Dewi Anggraini, Istiqomah
Date
2022
Contributor
Peri Irawan
Format
pdf
Language
english
Type
text
Files
Collection
Citation
Friska Rizky Dewi Anggraini, Istiqomah, “UPAYA MENURUNKAN INTENSITAS NYERI DENGAN KOMPRES DINGIN
PADA PASIEN POST OPERASI ORIF FRAKTUR TIBIA DEXTRA 1/3
DISTAL DI RSUD WONOSARI YOGYAKARTA,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 11, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/13038.
PADA PASIEN POST OPERASI ORIF FRAKTUR TIBIA DEXTRA 1/3
DISTAL DI RSUD WONOSARI YOGYAKARTA,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 11, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/13038.