PENGARUH WILLIAM FLEXION EXERCISE SETELAH TENS DAN SWD
TERHADAP NYERI PADA PASIEN NYERI PUNGGUNG BAWAH MIOGENIK
Dublin Core
Title
PENGARUH WILLIAM FLEXION EXERCISE SETELAH TENS DAN SWD
TERHADAP NYERI PADA PASIEN NYERI PUNGGUNG BAWAH MIOGENIK
TERHADAP NYERI PADA PASIEN NYERI PUNGGUNG BAWAH MIOGENIK
Subject
william flexion exercise, TENS, SWD, nyeri punggung bawah miogenik
Description
Latar Belakang: Aktifitas berlebih dan gerakan salah yang berulang dapat menyebabkan nyeri
punggung bawah. William flexion exercise adalah latihan untuk meningkatkan stabilitas lumbal
dengan penguatan otot abdominal dan penguluran otot punggung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh penambahan william flexion exercise setelah TENS dan SWD terhadap
penurunan nyeri punggung bawah miogenik. Metode: Penelitian ini adalah adalah two group pre and
post test design, subjek dipilih secara acak dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok I diberi terapi
standar berupa TENS dan SWD, kelompok II diberi terapi standar berupa TENS dan SWD ditambah
william flexion exercise. Alat ukur yang digunakan adalah quadruple visual analog scale. Subjek:
Subjek penelitian ini adalah pasien di RSUD Banyumas sejumlah 31 subjek, kelompok I sebanyak
15subjek, kelompok II sebanyak 16 subjek. Hasil: Uji beda pre test dan post test pada kedua
kelompok menggunakan paired t-test didapatkan hasil p=0,000, ada penurunan nyeri setelah diberi
terapi TENS dan SWD dan ada penurunan nyeri setelah diberiTENS dan SWD ditambah William
flexion exercise. Uji beda post test kelompok I dan II menggunakan independent t-test didapatkan
hasil p=0,000 artinya ada perbedaan pengaruh intervensi pada kelompok I dan kelompok II. Selisih
rerata pre test dan post test pada kelompok II lebih besar dibandingkan kelompok I, ada pengaruh
penambahan william flexion exercise setelah TENS dan SWD terhadap penurunan nyeri punggung
bawah. Kesimpulan: Penambahan william flexion exercise setelah TENS dan SWD berpengaruh
terhadap penurunan nyeri pada pasien nyeri punggung bawah miogenik.
punggung bawah. William flexion exercise adalah latihan untuk meningkatkan stabilitas lumbal
dengan penguatan otot abdominal dan penguluran otot punggung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh penambahan william flexion exercise setelah TENS dan SWD terhadap
penurunan nyeri punggung bawah miogenik. Metode: Penelitian ini adalah adalah two group pre and
post test design, subjek dipilih secara acak dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok I diberi terapi
standar berupa TENS dan SWD, kelompok II diberi terapi standar berupa TENS dan SWD ditambah
william flexion exercise. Alat ukur yang digunakan adalah quadruple visual analog scale. Subjek:
Subjek penelitian ini adalah pasien di RSUD Banyumas sejumlah 31 subjek, kelompok I sebanyak
15subjek, kelompok II sebanyak 16 subjek. Hasil: Uji beda pre test dan post test pada kedua
kelompok menggunakan paired t-test didapatkan hasil p=0,000, ada penurunan nyeri setelah diberi
terapi TENS dan SWD dan ada penurunan nyeri setelah diberiTENS dan SWD ditambah William
flexion exercise. Uji beda post test kelompok I dan II menggunakan independent t-test didapatkan
hasil p=0,000 artinya ada perbedaan pengaruh intervensi pada kelompok I dan kelompok II. Selisih
rerata pre test dan post test pada kelompok II lebih besar dibandingkan kelompok I, ada pengaruh
penambahan william flexion exercise setelah TENS dan SWD terhadap penurunan nyeri punggung
bawah. Kesimpulan: Penambahan william flexion exercise setelah TENS dan SWD berpengaruh
terhadap penurunan nyeri pada pasien nyeri punggung bawah miogenik.
Creator
Nikmalhida Fatimatuz Zahrah, Mei Kusumaningtyas*, Heru Purbo Kuntono
Date
2023
Contributor
Peri Irawan
Format
PDF
Language
ENGLISH
Type
TEXT
Files
Collection
Citation
Nikmalhida Fatimatuz Zahrah, Mei Kusumaningtyas*, Heru Purbo Kuntono, “PENGARUH WILLIAM FLEXION EXERCISE SETELAH TENS DAN SWD
TERHADAP NYERI PADA PASIEN NYERI PUNGGUNG BAWAH MIOGENIK,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 11, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/13087.
TERHADAP NYERI PADA PASIEN NYERI PUNGGUNG BAWAH MIOGENIK,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 11, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/13087.