PEMBERIAN INHALASI DENGAN POSISI SEMIFOWLER UNTUK
MENINGKATKAN BERSIHAN JALAN NAPAS
PADA ANAK PNEUMONIA
Dublin Core
Title
PEMBERIAN INHALASI DENGAN POSISI SEMIFOWLER UNTUK
MENINGKATKAN BERSIHAN JALAN NAPAS
PADA ANAK PNEUMONIA
MENINGKATKAN BERSIHAN JALAN NAPAS
PADA ANAK PNEUMONIA
Subject
Pneumonia; Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif; Posisi Semifowler; Terapi Inhalasi
Description
Data Kemenkes RI tahun 2021 menunjukkan di Indonesia kasus pneumonia merupakan penyebab
kematian nomor 2 setelah diare pada balita. Sekitar ada 450.000 kasus pneumonia setiap tahunnya.
Ketidakmampuan membersihkan secret untuk mempertahankan jalan napas tetap paten menjadi
masalah dalam kasus pneumonia. Sehingga perlu terapi untuk membantu meningkatkan bersihan jalan
napas yaitu pemberian inhalasi dengan posisi semifowler. Sekresi yang tertahan, bunyi napas ronkhi,
frekuensi napas >30 kali/menit. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
deskriptif dalam bentuk studi kasus. Populasi yaitu semua anak dengan pneumonia yang mendapat
terapi inhalasi. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling yaitu jumlah sampel 2 orang.
Intervensi yang dilakukan adalah memberikan terapi inhalasi sesuai resep dokter. Terapi inhalasi
diberikan dengan posisi semifowler. Hasil observasi selama 3 hari didapatkan efektivitas pemberian
terapi inhalasi dengan posisi semifowler. Pemberian terapi inhalasi dengan posisi semifowler untuk
meningkatkan bersihan jalan napas lebih efektif dan direkomendasikan pada anak yang mendapat
terapi inhalasi.
Kata Kunci: Pneumonia; Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif; Posisi Semifowler; Terapi Inhalasi
kematian nomor 2 setelah diare pada balita. Sekitar ada 450.000 kasus pneumonia setiap tahunnya.
Ketidakmampuan membersihkan secret untuk mempertahankan jalan napas tetap paten menjadi
masalah dalam kasus pneumonia. Sehingga perlu terapi untuk membantu meningkatkan bersihan jalan
napas yaitu pemberian inhalasi dengan posisi semifowler. Sekresi yang tertahan, bunyi napas ronkhi,
frekuensi napas >30 kali/menit. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
deskriptif dalam bentuk studi kasus. Populasi yaitu semua anak dengan pneumonia yang mendapat
terapi inhalasi. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling yaitu jumlah sampel 2 orang.
Intervensi yang dilakukan adalah memberikan terapi inhalasi sesuai resep dokter. Terapi inhalasi
diberikan dengan posisi semifowler. Hasil observasi selama 3 hari didapatkan efektivitas pemberian
terapi inhalasi dengan posisi semifowler. Pemberian terapi inhalasi dengan posisi semifowler untuk
meningkatkan bersihan jalan napas lebih efektif dan direkomendasikan pada anak yang mendapat
terapi inhalasi.
Kata Kunci: Pneumonia; Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif; Posisi Semifowler; Terapi Inhalasi
Creator
Christine Hakim1
, Ethic Palupi1
, Suprihatiningsih2
, Ethic Palupi1
, Suprihatiningsih2
Date
2023
Contributor
Peri Irawan
Format
PDF
Language
ENGLISH
Type
TEXT
Files
Collection
Citation
Christine Hakim1
, Ethic Palupi1
, Suprihatiningsih2, “PEMBERIAN INHALASI DENGAN POSISI SEMIFOWLER UNTUK
MENINGKATKAN BERSIHAN JALAN NAPAS
PADA ANAK PNEUMONIA,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 11, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/13086.
MENINGKATKAN BERSIHAN JALAN NAPAS
PADA ANAK PNEUMONIA,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 11, 2026, https://repository.horizon.ac.id/items/show/13086.