Prosiding Seminar Nasional Keperawatan UNPAD 2020
ANALISIS FAKTOR DETERMINAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA SIAU DALAM KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR
Dublin Core
Title
Prosiding Seminar Nasional Keperawatan UNPAD 2020
ANALISIS FAKTOR DETERMINAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA SIAU DALAM KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR
ANALISIS FAKTOR DETERMINAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA SIAU DALAM KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR
Subject
balita, case control, faktor determinan, stunting
Description
Stunting atau yang biasa dikenal dengan istilah pendek atau kerdil adalah suatu keadaan dimana terjadi kegagalan dalam pertumbuhan yang diakibatkan dari kurangnya gizi kronis dan paparan infeksi yang terjadi secara berulang dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan. Desa Siau Dalam merupakan salah satu lokus stunting yang berada di Kab. Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi. Tujuan: mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 12-59 bulan di Desa Siau Dalam. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Total Sampling berjumlah 49 anak balita dengan stunting. Sedangkan untuk kelompok kontrol pengambilan dilakukan dengan cara purposive sampling dari semua balita yang ada di Desa Siau
Dalam jumlah sebanyak 49 anak yang tidak stunting. Hasil analiasis multivariat menunjukan faktor determinan kejadian stunting pada balita usia 12-59 bulan adalah Pendidikan Ibu (p= 0.005;OR=11,956), Berat badan lahir (p= 0,047;OR= 10,135), Riwayat Infeksi(p=0,009;OR=3,680). Ibu yang berpendidikan rendah beresiko memiliki anak stunting dibandingkan ibu yang berpendidikan lebih tinggi. Ibu yang berpendidikan tinggi cenderung lebih baik dalam pengasuhan dan pemilihan nutrisi bagi anaknya. Simpulan dan Rekomendasi: Pendidikan Ibu, Berat badan lahir, Riwayat infeksi merupakan faktor determinan kejadian stunting di Desa Siau Dalam, Disarankan Tenaga Kesehatan khususnya perawat dapat memberikan informasi dari berbagai sumber melalui kegiatan pendidikan informal seperti pelatihan,seminar untuk meningkatkan pemahaman ibu tentang penyebab stunting
Dalam jumlah sebanyak 49 anak yang tidak stunting. Hasil analiasis multivariat menunjukan faktor determinan kejadian stunting pada balita usia 12-59 bulan adalah Pendidikan Ibu (p= 0.005;OR=11,956), Berat badan lahir (p= 0,047;OR= 10,135), Riwayat Infeksi(p=0,009;OR=3,680). Ibu yang berpendidikan rendah beresiko memiliki anak stunting dibandingkan ibu yang berpendidikan lebih tinggi. Ibu yang berpendidikan tinggi cenderung lebih baik dalam pengasuhan dan pemilihan nutrisi bagi anaknya. Simpulan dan Rekomendasi: Pendidikan Ibu, Berat badan lahir, Riwayat infeksi merupakan faktor determinan kejadian stunting di Desa Siau Dalam, Disarankan Tenaga Kesehatan khususnya perawat dapat memberikan informasi dari berbagai sumber melalui kegiatan pendidikan informal seperti pelatihan,seminar untuk meningkatkan pemahaman ibu tentang penyebab stunting
Creator
Fadliyana Ekawaty, Sri Mulyani
Publisher
Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran
Date
December 2020
Contributor
Sri Wahyuni
Rights
ISBN : 978-623-94908-1-2
Format
PDF
Language
Indonesian
Type
Text
Coverage
Prosiding Seminar Nasional Keperawatan UNPAD 2020
Files
Citation
Fadliyana Ekawaty, Sri Mulyani, “Prosiding Seminar Nasional Keperawatan UNPAD 2020
ANALISIS FAKTOR DETERMINAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA SIAU DALAM KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 19, 2025, https://repository.horizon.ac.id/items/show/3018.
ANALISIS FAKTOR DETERMINAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA SIAU DALAM KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 19, 2025, https://repository.horizon.ac.id/items/show/3018.