PROSIDING-NASIONAL-KEBIDANAN-2020 POLTEKES KEMENKES CALL FOR PAPER VOL.2 NO 1
Purwarupa Penghangat Bayi Dengan Elemen
Pemanas Keramik, Sensor Thermofil dan
Mikrokontroler ESP32
Dublin Core
Title
PROSIDING-NASIONAL-KEBIDANAN-2020 POLTEKES KEMENKES CALL FOR PAPER VOL.2 NO 1
Purwarupa Penghangat Bayi Dengan Elemen
Pemanas Keramik, Sensor Thermofil dan
Mikrokontroler ESP32
Purwarupa Penghangat Bayi Dengan Elemen
Pemanas Keramik, Sensor Thermofil dan
Mikrokontroler ESP32
Subject
Keywords—infant warmer; sensor termopile; amg8833; ESP32;
Description
Abstract--Infant warmers is the essential apparatus in the neonatal care unit. These units consist of heating element and controlled by
the mean of monitored infant skin temperature to maintain the warmth at 37-37.5°C. This paper delve with non contact termophile
temperature sensor performance used in infant warmer. The infant warmer sistem that was built consist of 600 watt ceramic heating
element and controlled via a BT136 Triacs. ESP32 microcontroller was the chosen controller while monitoring the bed area temperature
with AMG8833 thermopile sensor. The control scheme was the Proportional+Integral+Derivatif (PID) type for temperature above 35°C
with sensor reading updated twice per second or at 2 Hz. The bed area temperature status was displayed on an OLED graphic display
with 128x64 pixels resolutions. This system was calibrated using Fluke INCU II calibrator. The evaluation of the system performance
focusing on the ability to reach the regulated temperature above using the said component and the control scheme. This system could
reach the target temperature after 113 minutes in a 25°C air conditioned room. The regulated temperature was maintained with no more
than 5% deviation for any period of time. The use of termophile sensor was a good candidate for auxiliary sensor to control infant
warmers based on acquired measurement result.
Keywords—infant warmer; sensor termopile; amg8833; ESP32;
Abstrak—Penghangat bayi adalah perangkat utama yang digunakan pada bangsal unit perawatan bayi baru lahir. Perangkat ini terdiri
dari elemen pemanas dan dikendalikan berdasarkan bacaan suhu kulit bayi untuk menjaga suhu stabil antara 37-37,5°C. Penelitian ini
menelaah performa pembacaan sensor suhu non kontak yang menggunakan prinsip termofil pada penghangat bayi. Sistem penghangat
bayi yang dibuat terdiri dari elemen pemanas keramik berdaya 600 watt yang dikendalikan melalui Triacs BT136. Mikrokontroler ESP32
adalah pengendali yang dipakai dan memantau suhu tempat tidur dengan sensor termofil AMG8833. Skema kontrol menggunakan
metoda Proporsional+Integral+Derivatif (PID) untuk temperatur di atas 35 °C dengan laju pengendalian 2 Hz atau 2 perubahan per
detik. Pembacaan status temperatur tempat tidur ditampilkan pada layar OLED grafis beresolusi 128x64 pixel. Metode kalibrasi
performa sistem dilakukan dengan kalibrator Fluke INCU II. Evaluasi performa sistem berfokus pada penggunaan pemanas keramik
dan sensor termofil dengan skema kontrol di atas untuk mencapai suhu target penghangatan bayi. Perangkat penghangat bayi ini dapat
mencapai suhu ini dari keadaan padam setelah 113 menit pada ruangan berpendingin udara dengan suhu ruangan 25°C. Setelah suhu
setelan tercapai, selanjutnya sistem dapat mengendalikan suhu dengan galat tidak lebih dari 5% untuk periode waktu selanjutnya.
Penggunaan sensor termofil merupakan kandidat yang baik untuk sensor tambahan pada pengendalian penghangat bayi berdasarkan
kesimpulan hasil pengukuran.
Kata Kunci—penghangat bayi; sensor termofil; amg8833; ESP32;
the mean of monitored infant skin temperature to maintain the warmth at 37-37.5°C. This paper delve with non contact termophile
temperature sensor performance used in infant warmer. The infant warmer sistem that was built consist of 600 watt ceramic heating
element and controlled via a BT136 Triacs. ESP32 microcontroller was the chosen controller while monitoring the bed area temperature
with AMG8833 thermopile sensor. The control scheme was the Proportional+Integral+Derivatif (PID) type for temperature above 35°C
with sensor reading updated twice per second or at 2 Hz. The bed area temperature status was displayed on an OLED graphic display
with 128x64 pixels resolutions. This system was calibrated using Fluke INCU II calibrator. The evaluation of the system performance
focusing on the ability to reach the regulated temperature above using the said component and the control scheme. This system could
reach the target temperature after 113 minutes in a 25°C air conditioned room. The regulated temperature was maintained with no more
than 5% deviation for any period of time. The use of termophile sensor was a good candidate for auxiliary sensor to control infant
warmers based on acquired measurement result.
Keywords—infant warmer; sensor termopile; amg8833; ESP32;
Abstrak—Penghangat bayi adalah perangkat utama yang digunakan pada bangsal unit perawatan bayi baru lahir. Perangkat ini terdiri
dari elemen pemanas dan dikendalikan berdasarkan bacaan suhu kulit bayi untuk menjaga suhu stabil antara 37-37,5°C. Penelitian ini
menelaah performa pembacaan sensor suhu non kontak yang menggunakan prinsip termofil pada penghangat bayi. Sistem penghangat
bayi yang dibuat terdiri dari elemen pemanas keramik berdaya 600 watt yang dikendalikan melalui Triacs BT136. Mikrokontroler ESP32
adalah pengendali yang dipakai dan memantau suhu tempat tidur dengan sensor termofil AMG8833. Skema kontrol menggunakan
metoda Proporsional+Integral+Derivatif (PID) untuk temperatur di atas 35 °C dengan laju pengendalian 2 Hz atau 2 perubahan per
detik. Pembacaan status temperatur tempat tidur ditampilkan pada layar OLED grafis beresolusi 128x64 pixel. Metode kalibrasi
performa sistem dilakukan dengan kalibrator Fluke INCU II. Evaluasi performa sistem berfokus pada penggunaan pemanas keramik
dan sensor termofil dengan skema kontrol di atas untuk mencapai suhu target penghangatan bayi. Perangkat penghangat bayi ini dapat
mencapai suhu ini dari keadaan padam setelah 113 menit pada ruangan berpendingin udara dengan suhu ruangan 25°C. Setelah suhu
setelan tercapai, selanjutnya sistem dapat mengendalikan suhu dengan galat tidak lebih dari 5% untuk periode waktu selanjutnya.
Penggunaan sensor termofil merupakan kandidat yang baik untuk sensor tambahan pada pengendalian penghangat bayi berdasarkan
kesimpulan hasil pengukuran.
Kata Kunci—penghangat bayi; sensor termofil; amg8833; ESP32;
Creator
Fatahah Dwi Ridhani#
, Nur Hasanah Ahniar
, Nur Hasanah Ahniar
Source
Semnas.poltekkesdepkes-sby.ac.id
Date
Surabaya, 28 November 2020
Contributor
PERI IRAWAN
Rights
https://drive.google.com/drive/folders/1AernUNLz6pUkVv9tCaGI5xQ2q0IFn2Ua
Format
PDF
Language
INDONESIA
Type
TEXT
Files
Citation
Fatahah Dwi Ridhani#
, Nur Hasanah Ahniar, “PROSIDING-NASIONAL-KEBIDANAN-2020 POLTEKES KEMENKES CALL FOR PAPER VOL.2 NO 1
Purwarupa Penghangat Bayi Dengan Elemen
Pemanas Keramik, Sensor Thermofil dan
Mikrokontroler ESP32,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 4, 2025, https://repository.horizon.ac.id/items/show/51.
Purwarupa Penghangat Bayi Dengan Elemen
Pemanas Keramik, Sensor Thermofil dan
Mikrokontroler ESP32,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 4, 2025, https://repository.horizon.ac.id/items/show/51.