PROSIDING-NASIONAL-KEBIDANAN-2020 POLTEKES KEMENKES CALL FOR PAPER VOL.2 NO 1
Analisis Keakurasian Sensor Photodiode Pada
Parameter Flowrate Infusion Device Analyzer
2 Channel
Dublin Core
Title
PROSIDING-NASIONAL-KEBIDANAN-2020 POLTEKES KEMENKES CALL FOR PAPER VOL.2 NO 1
Analisis Keakurasian Sensor Photodiode Pada
Parameter Flowrate Infusion Device Analyzer
2 Channel
Analisis Keakurasian Sensor Photodiode Pada
Parameter Flowrate Infusion Device Analyzer
2 Channel
Subject
Infusion Device Analyzer; STM32; Flowrate
Description
Abstract— In the medical world, patient safety is a top priority. The amount of workload and frequency of use, in the long run, will
affect the accuracy and accuracy of the tool. If the flow rate and volume of a syringe pump or infusion pump given to patients are not
controlled (overdose or fluid flow rate is too high) will be able to cause hypertension, heart failure, or pulmonary edema. Therefore,
calibration is required, namely the activities of theeraan to determine the correctness of the designation value of measuring instruments
or measuring materials based on Decree No. 54 of 2015. The purpose of this research is the analysis the accuracy of photodiode sensors
in the parameters of flowrate Infusion Device Analyzer 2 Channel. The contribution of this research is that the system can display three
calibration results in one measurement at the same setting and can calibrate 2 tools simultaneously. Module design in the form of an
infrared photodiode sensor for flowrate value reading. This study used 8 pairs of infrared photodiode sensors for channels 1 and 2
installed in the chamber. This study used a flow rate formula applied to a water level system to get 3 calibration results. An infrared
photodiode sensor will detect the presence of water flowing in the chamber derived from an infusion or syringe pump. Furthermore, the
sensor output will be processed by STM32 and 3 calibration results are displayed on a 20x4 LCD. This tool has an average error value
on channel 1 of 3.50% and channel 2 of 3.39%. It can be concluded that the overall system can work well, the laying and distance
between infrared Photodiodes are also influential in sensor readings.
Keywords—Infusion Device Analyzer; STM32; Flowrate
Abstrak— Pada dunia medis, keamanan pasien merupakan prioritas utama. Banyaknya beban kerja dan frekuensi pemakaian
dalam jangka panjang akan berpengaruh pada ketelitian dan keakurasian alat. Apabila laju aliran dan volume syringe pump atau
infusion pump yang diberikan kepada pasien tidak terkontrol (overdosis atau laju aliran cairan terlalu tinggi) akan dapat
menyebabkan hipertensi, gagal jantung atau edema paru. Maka dari itu diperlukan adanya kalibrasi, yaitu kegiatan peneraan untuk
menentukan kebenaran nilai penunjukan alat ukur atau bahan ukur berdasarkan Permenkes Nomor 54 Tahun 2015. Tujuan dari
penelitian ini adalah dibuatnya analisis keakurasian sensor photodioda pada parameter flowrate Infusion Device Analyzer 2 Channel.
Kontribusi penelitian ini adalah sistem dapat menampilkan tiga hasil kalibrasi dalam satu kali pengukuran pada setting yang sama dan
dapat mengkalibrasi 2 alat secara bersamaan. Perancangan modul berupa sensor photodioda infrared untuk pembacaan nilai flowrate.
Penelitian ini menggunakan 8 pasang sensor photodioda infrared untuk channel 1 dan 2 dipasang pada chamber. Penelitian ini
menggunakan rumus laju aliran yang diterapkan pada sistem water level untuk mendapatkan 3 hasil kalibrasi. Sensor photodiode
infrared akan mendeteksi adanya air yang mengalir di dalam chamber yang berasal dari infus atau syringe pump. Selanjutnya hasil
output sensor akan diproses oleh STM32 dan 3 hasil kalibrasi ditampilkan pada LCD 20x4. Alat ini memiliki nilai error rata-rata pada
channel 1 sebesar 3,50% dan pada channel 2 sebesar 3,39%. Dapat disimpulkan bahwa sistem keseluruhan dapat bekerja dengan baik,
Peletakan dan jarak antar Photodioda infrared juga berpengaruh dalam pembacaan sensor.
Kata Kunci— Infusion Device Analyzer; STM32; Flowrat
affect the accuracy and accuracy of the tool. If the flow rate and volume of a syringe pump or infusion pump given to patients are not
controlled (overdose or fluid flow rate is too high) will be able to cause hypertension, heart failure, or pulmonary edema. Therefore,
calibration is required, namely the activities of theeraan to determine the correctness of the designation value of measuring instruments
or measuring materials based on Decree No. 54 of 2015. The purpose of this research is the analysis the accuracy of photodiode sensors
in the parameters of flowrate Infusion Device Analyzer 2 Channel. The contribution of this research is that the system can display three
calibration results in one measurement at the same setting and can calibrate 2 tools simultaneously. Module design in the form of an
infrared photodiode sensor for flowrate value reading. This study used 8 pairs of infrared photodiode sensors for channels 1 and 2
installed in the chamber. This study used a flow rate formula applied to a water level system to get 3 calibration results. An infrared
photodiode sensor will detect the presence of water flowing in the chamber derived from an infusion or syringe pump. Furthermore, the
sensor output will be processed by STM32 and 3 calibration results are displayed on a 20x4 LCD. This tool has an average error value
on channel 1 of 3.50% and channel 2 of 3.39%. It can be concluded that the overall system can work well, the laying and distance
between infrared Photodiodes are also influential in sensor readings.
Keywords—Infusion Device Analyzer; STM32; Flowrate
Abstrak— Pada dunia medis, keamanan pasien merupakan prioritas utama. Banyaknya beban kerja dan frekuensi pemakaian
dalam jangka panjang akan berpengaruh pada ketelitian dan keakurasian alat. Apabila laju aliran dan volume syringe pump atau
infusion pump yang diberikan kepada pasien tidak terkontrol (overdosis atau laju aliran cairan terlalu tinggi) akan dapat
menyebabkan hipertensi, gagal jantung atau edema paru. Maka dari itu diperlukan adanya kalibrasi, yaitu kegiatan peneraan untuk
menentukan kebenaran nilai penunjukan alat ukur atau bahan ukur berdasarkan Permenkes Nomor 54 Tahun 2015. Tujuan dari
penelitian ini adalah dibuatnya analisis keakurasian sensor photodioda pada parameter flowrate Infusion Device Analyzer 2 Channel.
Kontribusi penelitian ini adalah sistem dapat menampilkan tiga hasil kalibrasi dalam satu kali pengukuran pada setting yang sama dan
dapat mengkalibrasi 2 alat secara bersamaan. Perancangan modul berupa sensor photodioda infrared untuk pembacaan nilai flowrate.
Penelitian ini menggunakan 8 pasang sensor photodioda infrared untuk channel 1 dan 2 dipasang pada chamber. Penelitian ini
menggunakan rumus laju aliran yang diterapkan pada sistem water level untuk mendapatkan 3 hasil kalibrasi. Sensor photodiode
infrared akan mendeteksi adanya air yang mengalir di dalam chamber yang berasal dari infus atau syringe pump. Selanjutnya hasil
output sensor akan diproses oleh STM32 dan 3 hasil kalibrasi ditampilkan pada LCD 20x4. Alat ini memiliki nilai error rata-rata pada
channel 1 sebesar 3,50% dan pada channel 2 sebesar 3,39%. Dapat disimpulkan bahwa sistem keseluruhan dapat bekerja dengan baik,
Peletakan dan jarak antar Photodioda infrared juga berpengaruh dalam pembacaan sensor.
Kata Kunci— Infusion Device Analyzer; STM32; Flowrat
Creator
Linda Ayu Puspitosari#
, Syaifudin, Sumber
, Syaifudin, Sumber
Source
semnas.poltekkesdepkes-sby.ac.id 1
Date
Surabaya, 28 Nopember 2020
Contributor
PERI IRAWAN
Format
PDF
Language
INDONESIA
Type
TEXT
Files
Citation
Linda Ayu Puspitosari#
, Syaifudin, Sumber, “PROSIDING-NASIONAL-KEBIDANAN-2020 POLTEKES KEMENKES CALL FOR PAPER VOL.2 NO 1
Analisis Keakurasian Sensor Photodiode Pada
Parameter Flowrate Infusion Device Analyzer
2 Channel,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 4, 2025, https://repository.horizon.ac.id/items/show/101.
Analisis Keakurasian Sensor Photodiode Pada
Parameter Flowrate Infusion Device Analyzer
2 Channel,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 4, 2025, https://repository.horizon.ac.id/items/show/101.