Universitas Muhammadiyah Purwokerto vol.4 2023
Efektifitas Akupresure Terhadap Dismenorea Pada Akseptor

KB IUD

Effectiveness of Acupressure Against Dysmenorrhea in IUD Birth Control Acceptors

Dublin Core

Title

Universitas Muhammadiyah Purwokerto vol.4 2023
Efektifitas Akupresure Terhadap Dismenorea Pada Akseptor

KB IUD

Effectiveness of Acupressure Against Dysmenorrhea in IUD Birth Control Acceptors

Subject

Akseptor, IUD, Dismenorea,
Akupresure

Description

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) menyebutkan pada tahun 2020 akseptor KB
yang masih aktif di antara Pasangan Usia Subur (PUS) sebesar 67,6%. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya
jumlah ini lebih tinggi yaitu sebesar 63,31% menurut data Profil Keluarga Indonesia pada Tahun 2019. Sementara
di Jawa Tengah, akseptor KB dari pasangan usia subur pada tahun 2019 data peserta KB sebanyak 6.652.451
orang dengan penggunaan kontrasepsi IUD sebanyak (9,1 %) akseptor.
Menurut Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) pada tahun 2012, sebesar 62 % akseptor
keluarga berencana (KB) memakai alat kontrasepsi alami serta alat kontrasepsi modern. Hanya 4% yang
menggunakan IUD, 3% implan, 32% suntikan, serta 14% pil. Dari data tersebut menunjukkan jika pemakai alat
kontrasepsi jangka panjang seperti IUD masih rendah. Beberapa alasan dikemukakan pengguna alat kontrasepsi
adalah pemakaian diberhentikkan setelah lebih dari 12 bulan penggunaan karena mengalami kegagalan, keinginan
mempunyai anak lagi, mencoba berganti metode serta berbagai jenis alasan lain. Sedangkan bagi akseptor KB
yang berhenti padahal pemakaian sudah lebih dari 5 tahun, adalah dengan alasan efek samping (14,4%) dan 19.232
kasus (27,7%) untuk IUD itu sendiri. Di Indonesia sendiri akseptor KB terjadi peningkatan dari 37.338.265
menjadi 23.606.218 pasangan usia subur.

ISSN: 2808-1021

Proceedings homepage: https://conferenceproceedings.ump.ac.id/index.php/pshms/issue/view/19

24
Dan dari Puskesmas Banjarnegara 2 pada tahun 2021 didapatkan data akseptor KB Implant ada 117 orang,
pil 8 orang, kondom 2 orang, suntik 3 bulan 265 orang, dan IUD sebanyak 302 orang. Dari data tersebut akseptor
KB IUD dengan keluhan dismenorea terdapat 8 kasus.

Dismenorea adalah suatu kondisi yang terjadi ketika menstruasi yang dapat mengganggu aktivitas sehari-
hari, yang membutuhkan penanganan untuk mengatasi sakit perut dan nyeri tekan pada panggul (Judha, 2012).

Pada akseptor KB IUD yang mengalami dismenorea diakibatkan dari terjadi iritasi pada dinding rahim lengan
transversal IUD yang dianggap sebagai salah satu alasan dismenore. (Hartanto, Hanafi. 2012). Nyeri bisa
dirasakan didaerah rahim bagian bawah atau pinggang, itu karena peningkatan kontraksi rahim yang mencoba
mengeluarkan benda asing. Dismenorea ada 2 jenisnya yaitu dismenorea sekunder dan primer. Pada dismenorea
primer merupakan nyeri yang dirasakan oleh wanita saat mengalami haid dan ketidak adanya kelainan pada sistem
reproduksi. Umumnya dialami pada wanita ditahun-tahun awal haid/menarche. Sedangkan, dismenorea sekunder
adalah kondisi nyeri saat menstruasi yang diakibatkan oleh gangguan organ reproduksi atau yang terjadi karena
penyakit tertentu. Umumnya wanita yang berusia lebih dari 25 tahun yang sering mengalami ganguan ini.
Pengobatan dismenorea dapat menggunakan farmakologi dan nonfarmakologi. Melalui farmakologi dengan
menggunakan analgesik sebagai obat pereda nyeri, sedangkan nonfarmakologi untuk mengurangi nyeri dengan
pijat akupresure.
Akupresure merupakan asuhan yang dapat diberikan pada tata laksana akseptor KB IUD yang mengalami
dismenorea, karena teknik tersebut melibatkan stimulasi pada kulit dengan memberikan pemijatan ringan sampai
memiliki rasa relaksasi oleh pasien gejala dismenore. Rasa relaksasi yang muncul ini tidak seperti teknik
akupresur, dimana penyembuhan melalui teknik pencetakan dengan jari-jari anda pada titik-titik akupunktur
(Rodrigues, D.2017).
Tujuan yang didapatkan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitass asuhan pijat akupresure
pada akseptor KB IUD dengan dismenorea.
2. METODE
Metode pada penelitian ini yang digunakan ialah metode studi kasus. Subyek yang diambil dalam studi
kasus ini adalah seorang akseptor KB IUD umur 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri saat haid.
Lokasi dan waktu penelitian dilakukan di Puskesmas Banjarnegara 2 mulai tanggal 20 Maret 2022 sampai 22
Maret 2022. Hasil dari pemeriksaan umum yaitu keadaan umum baik, kesadaran composmentis, tekanan darah
112/79 mmHg, nadi 79 x/menit, pernafasan 22 x/menit, suhu 36,4 oC, LILA 25 cm, BB 53 kg. Hasil pemeriksaan
fisik ditemukan pada bagian abdomen yaitu nyeri tekan perut bagian bawah.
3. HASIL PENELITIAN
Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan Ny.H akseptor KB IUD umur 35 tahun yang mengalami
dismenorea.
Hari ke Sebelum Sesudah
Pertama 5 4
Kedua 4 2
Ketiga 2 0
Sumber data: data primer
Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa pada hari pertama sebelum dilakukan pemijatan akupresure
berada pada skala 5 dengan gejala kram yang menyebar ke arah pinggang yang mengakibatkan terganggunya
aktivitas dan nafsu makan menurun. Nyeri haid setelah dilakukan pijat akupresure yang diukur dalam bentuk
numeric rating scale 0-10 didapatkan responden mengalami nyeri pada angka 4. Kemudian pada hari kedua
sebelum pijat pada angka 4 setelah dilakukan pijat pada angka 2. Hari ketiga didapatkan data skala nyeri sebelum
pijat pada angka 2 dan setelah dilakukan pemijatan nyeri tidak ada (0).
4. PEMBAHASAN
Skala nyeri merupakan gambaran seberapa parahnya rasa nyeri yang dialami klien. Dalam melakukan
pengukuran tingkatan nyeri bersifat individual dan subjektif serta yang dirasakan oleh beberapa orang akan
berbeda (Prafitri, 2016).

Creator

Novianti1
, Arlyana Hikmanti2

, Susilo Rini3

Source

https://conferenceproceedings.ump.ac.id/index.php/pshms/issue/view/19

Format

PDF

Language

INDONESIA

Type

TEXT

Files

Tags

,Repository, Repository Horizon University Indonesia, Repository Universitas Horizon Indonesia, Horizon.ac.id, Horizon University Indonesia, Universitas Horizon Indonesia, HorizonU, Repo Horizon , ,Repository, Repository Horizon University Indonesia, Repository Universitas Horizon Indonesia, Horizon.ac.id, Horizon University Indonesia, Universitas Horizon Indonesia, HorizonU, Repo Horizon , ,Repository, Repository Horizon University Indonesia, Repository Universitas Horizon Indonesia, Horizon.ac.id, Horizon University Indonesia, Universitas Horizon Indonesia, HorizonU, Repo Horizon ,

Citation

Novianti1 , Arlyana Hikmanti2 , Susilo Rini3, “Universitas Muhammadiyah Purwokerto vol.4 2023
Efektifitas Akupresure Terhadap Dismenorea Pada Akseptor

KB IUD

Effectiveness of Acupressure Against Dysmenorrhea in IUD Birth Control Acceptors,” Repository Horizon University Indonesia, accessed April 3, 2025, https://repository.horizon.ac.id/items/show/544.